Pebalap Ducati Marc Marquez dipastikan absen dari balapan utama MotoGP Prancis dan seri Catalunya mendatang setelah mengalami retak tulang kaki kanan akibat kecelakaan saat sesi sprint race di Sirkuit Le Mans, Sabtu (9/5/2026) malam WIB. Cedera tersebut memaksa peraih sembilan gelar juara dunia ini menjalani operasi ganda untuk menangani kaki dan bahunya.
Insiden tersebut menyebabkan keretakan pada tulang metatarsal kelima di kaki kanan Marquez setelah kakinya terhentak ke aspal sebelum terlempar dari motor Desmosedici miliknya. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, pihak Ducati telah mengonfirmasi bahwa sang pebalap akan segera terbang ke Spanyol untuk menjalani tindakan medis.
Selain penanganan pada kaki, Marquez mengungkapkan bahwa dirinya memang telah menjadwalkan prosedur bedah pada bahu kanan yang sedianya dilakukan setelah seri Catalunya. Masalah pada bahu tersebut diketahui mulai mengganggu performanya sejak balapan di Jerez akibat posisi baut yang bergeser pada ligamen lateral.
"Itu adalah salah satu alasan saya bersikap santai. Saya tahu kalau saya bisa jatuh kapanpun. Saya sudah punya jadwal operasi untuk setelah Catalunya, di bagian bahu kanan," kata Marquez kepada DAZN dikutip Crash.
Pebalap berusia 33 tahun tersebut menjelaskan bahwa gangguan pada saraf radial menjadi penyebab dirinya sering melakukan kesalahan teknis di lintasan. Meski merasa baik-baik saja saat berada di rumah, kendala fisik tersebut muncul kembali ketika ia harus menunggangi motor dalam kompetisi resmi.
"Setelah balapan di Jerez, saya menyadari ada yang tak beres. Kami menemui para dokter dan mereka melihat semua baik-baik saja, tapi baut yang patah itu, yang ada di ligamen lateral, ada di posisi berbeda," ujar Marquez.
Keputusan untuk melakukan operasi secara bersamaan diambil demi mengefisiensikan waktu pemulihan. Marquez merasa lebih tenang karena jadwal pembedahan kaki yang tidak terduga ini bertepatan dengan rencana perawatan medis yang memang sudah ia persiapkan sebelumnya.
"Rasanya sangat aneh, sebab di rumah saya merasa baik-baik saja tapi ketika tiba di sini, itu membuat saya tak bisa menunggangi motor, karena bautnya menyentuh saraf radial," papar Marquez.
Kondisi baut yang menyentuh saraf tersebut diakui menjadi pemicu jatuhnya Marquez yang tidak terduga dalam beberapa balapan terakhir. Penanganan medis ini diharapkan dapat mengembalikan konsistensi performanya di sirkuit setelah masa pemulihan berakhir.
"Itulah yang membuat saya bikin kesalahan, inkonsisten, dan mengalami jatuh-jatuh tak terduga. Itulah sebabnya saya tenang saja. Kami akan melakukannya sekaligus," ungkap Marquez.
Prosedur pada bahu kanan ini bukanlah yang pertama bagi Marquez, mengingat ia pernah menjalani operasi serupa untuk pemasangan baut dan pelat pada Juli 2020. Ia menegaskan bahwa operasi kali ini hanyalah prosedur ringan untuk melepas komponen yang rusak tersebut.
"Prosedur di bahu itu cuma membukanya dan mencopot baut kok. Pemulihannya sih harusnya singkat," cetus Marquez.
Setelah tindakan operasi di Spanyol, Marquez akan memulai fase rehabilitasi dan dipastikan melewatkan seluruh rangkaian balapan di MotoGP Catalunya pekan depan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·