Pembalap utama Ducati Lenovo, Marc Marquez, kini dilaporkan telah memasuki tahap rehabilitasi. Langkah ini dilakukan setelah sang pembalap menjalani dua prosedur operasi sekaligus di Rumah Sakit Ruber Internacional, Madrid, Spanyol.
Kondisi medis ini, seperti dilansir dari Medcom, memberikan titik terang bagi tim asal Italia tersebut. Hal ini menyusul insiden kecelakaan highside yang dialami sang juara bertahan saat sesi sprint race GP Prancis di Sirkuit Le Mans pada Sabtu, 9 Mei kemarin.
Intervensi bedah pertama difokuskan untuk menangani cedera fraktur metatarsal kelima pada bagian kaki kanan. Luka tersebut didapat Marquez akibat benturan keras saat balapan menyisakan dua lap terakhir.
Selain fokus pada kaki, tim dokter yang dikomandoi oleh dr. Samuel Antuna juga melakukan tindakan pada bahu kanan. Prosedur ini bertujuan mengatasi gangguan lama yang muncul kembali pasca GP Indonesia 2025.
Dalam rincian medisnya, tim dokter melakukan pengangkatan dua sekrup serta fragmen tulang yang tersisa dari operasi Latarjet pada tahun 2019. Komponen tersebut diketahui telah bergeser sehingga menekan saraf radial pembalap Spanyol tersebut.
"Marc akan tetap berada di rumah sakit semalaman dan kembali ke rumah besok untuk memulai rehabilitasi. Perkembangannya dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan waktu kembalinya ke kompetisi," tulis pernyataan resmi Ducati.
Absen di Seri Catalunya
Kendati seluruh rangkaian operasi dinyatakan berjalan sukses, Marc Marquez dipastikan tidak akan berpartisipasi pada seri MotoGP Catalunya pekan depan. Keputusan ini diambil agar dirinya bisa berkonsentrasi penuh pada proses pemulihan fisik.
Sejauh ini, otoritas tim maupun tim medis belum memberikan tanggal pasti mengenai kembalinya pembalap bernomor motor 93 itu ke lintasan balap. Marc Marquez diwajibkan menyelesaikan seluruh sesi pemulihan dan menunggu instruksi final dari rekomendasi tim dokter.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·