PEMERINTAH menyatakan pembangunan 324 hunian sementara atau huntara di kawasan Senen, Jakarta agar rakyat mendapatkan hunian yang lebih layak, aman dan tertata. “Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan tertata. Huntara ini adalah solusi cepat sambil kita siapkan penataan permanen,” ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Ahad, 19 April 2026, seperti dikutip dari Antara.
Ia menilai progres pembangunan huntara saat ini berjalan sangat baik dan bahkan melampaui ekspektasi. “Saya memberikan apresiasi kepada BUMN Karya seperti Hutama Karya, Wijaya Karya, dan PP (Persero). Progres pembangunan 324 unit huntara ini sangat luar biasa dan cepat, dengan target penyelesaian pada 15 Juni,” tuturnya.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Hunian yang dibangun, kata Maruarar, tidak hanya cepat, tetapi juga memperhatikan kelayakan dan kenyamanan bagi masyarakat. “Satu unit huntara akan dilengkapi dua tempat tidur, lemari, dan kipas angin. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti tempat makan, WC, dapur, mushola, dan ruang terbuka hijau."
Selein itu, Ara juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor dalam percepatan program ini. “Terima kasih kepada teman-teman BUMN yang telah menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan perumahan rakyat secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Adapun Direktur Utama Angkasa Pura Muhammad Rizal Pahlevi menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus mendukung program pemerintah dalam penyediaan hunian bagi masyarakat.
Pembangunan huntara di kawasan Senen ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib, aman, dan manusiawi. Dengan langkah ini, Kementerian PKP menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi hunian yang cepat, tepat, dan berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sekretaris Perusahaan PT PP (Persero) Tbk atau PTPP Joko Raharjo sebelumnya berharap pembangunan hunian itu dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak, aman, dan tertata. Ke depan, PTPP menyatakan akan terus mendukung berbagai program strategis pemerintah, khususnya yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan hunian ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Pengelola BUMN, Danantara Indonesia, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Badan Pusat Statistik, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sejumlah BUMN karya juga dilibatkan sebagai bagian dari sinergi pembangunan nasional.
Adapun Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk membangun hunian layak bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api di kawasan Senen. Hal itu disampaikan setelah ia meninjau langsung kondisi permukiman di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Prabowo tampak menyusuri kawasan permukiman yang berjarak sekitar 3 kilometer dari pusat Kota Jakarta. Ia juga menyerap aspirasi warga setempat. “Mendengar aspirasi masyarakat di sana, insya Allah kita akan segera membangun hunian yang layak untuk masyarakat di daerah tersebut dengan cepat,” kata Prabowo, Kamis, 26 Maret 2026.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·