Masalah Elektronik Picu Kecelakaan Horor di MotoGP Catalunya 2026

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Balapan MotoGP Catalunya 2026 terpaksa dihentikan sementara setelah panitia mengibarkan bendera merah atau red flag sebanyak dua kali akibat kecelakaan hebat di lintasan.

Insiden pertama dipicu oleh motor Pedro Acosta yang mendadak melambat sebelum akhirnya ditabrak dari belakang oleh Alex Marquez, seperti dikutip dari Detik Oto.

Sementara itu, bendera merah kedua berkibar setelah terjadi kecelakaan beruntun di tikungan pertama saat start kedua yang melibatkan beberapa pebalap, termasuk Johann Zarco dan Francesco Bagnaia.

Kecelakaan horor antara Acosta dan Marquez terjadi pada lap ke-12 dari total 24 pangkuan, di tengah persaingan sengit keduanya dalam memperebutkan posisi terdepan.

Acosta sempat mengangkat tangan sebagai isyarat adanya gangguan pada kendaraannya, namun Alex Marquez yang berada di posisi sangat dekat tidak mampu menghindar.

Benturan keras tersebut membuat motor Ducati milik Alex Marquez keluar dari jalur balap dan terpelanting hingga hancur berkeping-keping di area luar trek.

Ban dari motor Marquez bahkan terlepas dan masuk kembali ke dalam lintasan balap, lalu dihantam oleh pebalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio.

Terkait penyebab melambatnya motor Acosta, Manajer Tim KTM Aki Ajo memberikan penjelasan mengenai indikasi awal gangguan pada komponen motor.

"Jelas ada masalah elektronik. Tapi kami belum mengetahui hal yang lebih spesifik," katanya.

Melansir laporan Crash, Pedro Acosta juga membenarkan adanya kegagalan fungsi pada sistem kelistrikan yang membuat kendali gas motornya hilang seketika.

"Saya mengalami masalah kelistrikan. Di lintasan lurus, saya tiba-tiba kehilangan kendali gas. Semuanya berjalan sangat buruk. Untuk itu, saya rasa tidak perlu membicarakan balapan," ujar Acosta kepada TNT seperti dikutip Crash.

Acosta kemudian beralih menggunakan motor cadangan untuk memulai kembali balapan pasca-red flag, dan mengonfirmasi kondisi kendaraan keduanya dalam keadaan baik.

"Saya menggunakan motor lain (untuk start setelah red flag), motornya baik-baik saja. Tetapi tidak pernah mudah untuk kembali lagi setelah situasi yang tidak menyenangkan, seperti yang kita alami hari ini, setelah kecelakaan besar yang menimpa Alex."

Pebalap tersebut juga menyampaikan pandangannya mengenai pelaksanaan balapan ulang yang dinilainya terlalu berisiko bagi keselamatan para rider di lintasan.

"Lagipula, saya rasa tidak perlu lagi melakukan percobaan ketiga setelah dua kali bendera merah dikibarkan. Menurut saya, hal-hal ini tidak perlu. Pada akhirnya, pertunjukan itu penting, tetapi kitalah yang membuat pertunjukan itu. Karena itu, tidak menyenangkan jika harus ada tiga balapan hari ini," kata Acosta.