Megawati Instruksikan Kepala Daerah PDIP Hemat Anggaran Antisipasi Konflik Global

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan seluruh kepala daerah dan pimpinan dewan dari partainya untuk melakukan penghematan anggaran secara drastis. Perintah ini disampaikan dalam pembukaan agenda penguatan organisasi di Sekolah Partai, Jakarta, Kamis (16/4/2026), sebagai langkah antisipasi dampak konflik Iran-Israel.

Langkah strategis tersebut diambil menyusul kekhawatiran terhadap ketegangan di Selat Hormuz yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional dan global. Megawati menekankan agar kader yang menjabat di pemerintahan mengalihkan fokus kebijakan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

"Saya sudah perintahkan agar para kepala daerah dan pimpinan dewan dari PDI Perjuangan mengambil kebijakan terobosan untuk melakukan penghematan anggaran. Kedepankan sense of priority and urgency. Pastikan kebutuhan pangan rakyat. Buat mobilisasi kerja padat karya," kata Megawati.

Presiden ke-5 RI tersebut juga menyoroti fenomena lonjakan harga komoditas pangan seperti cabai yang mulai dikeluhkan masyarakat. Megawati meminta kader untuk tidak berdiam diri dan lebih kreatif dalam menjalankan program ketahanan pangan keluarga guna menekan angka stunting.

"Saya akan memberikan peringatan keras kepada kader yang tidak mau bekerja secara maksimal di lapangan. Dilarang korupsi. Turun ke bawah rasakan denyut kehidupan rakyat. Di situlah kalian akan memahami politik sebagai kehidupan," ujar Megawati.

Mengenai tata kelola internal, Megawati membedah peran spesifik bagi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) di tingkat daerah. Ia secara khusus melarang bendahara partai mencampurkan dana organisasi dengan keuangan pribadi serta mewajibkan adanya rapat rutin setiap Selasa.

"Kalau bendahara, uang jangan dikekep sendiri (dipegang sendiri). Kita punya tabungan-tabungan dana abadi loh. Ketua harus bisa mengguyubkan orang-orangnya. Sekretaris itu tanggung jawab jalannya partai," jelas Megawati.

Penegasan mengenai disiplin organisasi juga dikaitkan dengan posisi politik PDI Perjuangan saat ini yang berada di luar kabinet pemerintahan. Megawati mengingatkan seluruh pengurus agar tetap mematuhi koridor hukum dan menjaga integritas partai sebagai pilar bangsa.

"Bikin dong kebiasaan rapat. Yang satu cari masalahnya apa, yang kedua cari solusinya. Jadi ini terus berjalan," perintah Megawati.

Visi jangka panjang partai menurutnya bukan sekadar memenangkan kontestasi politik secara elektoral. Keadilan yang dirasakan langsung oleh rakyat menjadi indikator utama keberhasilan organisasi dalam menjalankan fungsinya.

"Kemenangan bagi kita bukan sekadar kemenangan elektoral. Kemenangan bagi kita adalah ketika rakyat merasakan kehadiran partai. Ketika rakyat merasakan keadilan. Saya hanya ingin partai ini tetap tegak menjadi sokoguru bagi negara dan bangsa," imbuh Megawati.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menambahkan bahwa pelatihan ini mencakup materi ideologi, geopolitik, hingga manajerial organisasi. Dilansir dari keterangan tertulis PDIP, materi tersebut bertujuan agar fungsi partai berjalan semakin optimal di tengah tantangan zaman.

"Materi mencakup aspek ideologi, geopolitik, Pancasila dan narasi pembebasan rakyat tertindas, hingga kepemimpinan dan manajerial agar fungsi organisasi Partai berjalan semakin optimal", ujar Djarot Saiful Hidayat.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan bahwa Sekolah Partai berfungsi sebagai tempat pelembagaan ideologi. Ia meminta seluruh kader menjadikan pelatihan ini sebagai modal penting untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.

"Jadikanlah pelatihan ini sebagai momentum untuk membangkitkan energi perjuangan. Kontemplasikan setiap materi yang diberikan agar meresap sehingga menjadi pedoman perilaku kader Partai. Kepercayaan rakyat menjadi modal penting dalam pemenangan Pemilu 2029," ujar Hasto.