Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan impor bahan baku utama biji plastik berupa nafta akan masuk pada pertengahan Mei 2026.
Ia menjelaskan, kedatangan bahan baku tersebut merupakan tindak lanjut dari kebutuhan pelaku industri yang sebelumnya mengalami keterbatasan pasokan.
"Pertengahan Mei sampai ya, nanti saya update lagi ya," kata Budi di Jakarta, Rabu.
Menurutnya, pemerintah terus memantau perkembangan pasokan bahan baku guna menjaga keberlanjutan produksi sektor manufaktur plastik di dalam negeri.
Baca juga: Pemerintah bebaskan bea masuk impor bahan baku plastik
Budi mengatakan, bahan baku plastik yang tiba pada pertengahan Mei tersebut berasal dari Amerika Serikat.
Pemerintah sebelumnya juga sempat mencari alternatif sumber pasokan dari negara lain guna mengantisipasi kebutuhan industri.
"Dari Amerika (asal impor). Kemudian kemarin cari solusinya dari India sama Afrika, tapi yang pertengahan Mei itu, ya dari Amerika," ujarnya.
Budi menegaskan, kebijakan impor dilakukan sebagai langkah menjaga stabilitas rantai pasok industri sekaligus memastikan kegiatan produksi nasional tidak terganggu.
Baca juga: Mendag pastikan cari sumber alternatif bahan baku produksi plastik
Pemerintah, lanjutnya, tetap mendorong peningkatan produksi dalam negeri sambil membuka opsi impor secara terukur untuk memenuhi kebutuhan industri.
Ia menambahkan, Kementerian Perdagangan akan terus melakukan pembaruan informasi terkait realisasi impor serta perkembangan pasokan bahan baku plastik dalam waktu mendatang.
Pemerintah sebelumnya mencari berbagai alternatif negara pemasok bahan baku plastik guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di dalam negeri di tengah tekanan rantai pasok global.
Selama ini, bahan baku utama biji plastik berupa nafta banyak dipasok dari kawasan Timur Tengah. Namun, kondisi global membuat pengapalan menjadi lebih panjang dan kompetisi antarnegara untuk memperoleh bahan tersebut semakin ketat.
Baca juga: Ekonom tekankan pentingnya ketahanan bahan baku plastik guna jaga UMKM
Kementerian Perdagangan terus berkoordinasi dengan pelaku industri serta perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri untuk membuka akses ke pemasok bahan baku plastik yang baru.
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·