Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mengajak kepada para penerima Beasiswa Garuda untuk dapat membangun kapasitas diri agar mampu memberikan dampak nyata bagi Indonesia di masa depan.
"Kalian harus benar-benar merenungkan dan menentukan sendiri career path terbaik untuk diri masing-masing. Ada yang membangun startup cukup dengan S1. Ada yang memang passion di bidang riset, maka silakan lanjut S2, hingga S3," katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Brian juga mengingatkan bahwa kesempatan memperoleh Beasiswa Garuda merupakan sebuah keistimewaan sekaligus amanah besar.
Para penerima beasiswa diharapkan tidak cepat merasa puas, melainkan terus membuktikan kapasitas dan daya saingnya di tingkat global.
"Kalian sudah terpilih, tapi jangan kemudian terlalu nyaman. Justru karena privilege yang sudah diterima. Anda harus membuktikan bahwa anda mampu membantu bangsa ini," ujar Brian.
Mendiktisaintek mencontohkan pengalamannya saat menempuh pendidikan di Jepang, di mana kepercayaan dan reputasi yang dibangun oleh mahasiswa Indonesia di luar negeri dapat membuka peluang yang lebih besar, baik bagi diri sendiri maupun generasi berikutnya.
"Misalnya, kalian bisa dipercaya oleh profesor di sana sehingga mendapatkan kesempatan beasiswa lagi. Saya juga dulu begitu ketika di Jepang. Tunjukkan bahwa anak Indonesia mampu bersaing secara global," lanjut dia.
Melalui program Beasiswa Garuda, Menteri Brian menyebut pihaknya berupaya menyiapkan generasi muda unggul yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter kepemimpinan, daya saing internasional, dan komitmen untuk berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Ia memastikan Kemdiktisaintek terus mendorong lahirnya talenta-talenta muda Indonesia yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global melalui berbagai program pengembangan sumber daya manusia unggul. "Para penerima Beasiswa Garuda diharapkan dapat menjadi representasi generasi Indonesia masa depan yang mampu membawa ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi untuk menjawab tantangan bangsa serta memperkuat posisi Indonesia di kancah dunia," ucap Brian Yuliarto.
Baca juga: Tinjau UTBK-SNBT, Mendiktisaintek ingatkan hindari modus kecurangan
Baca juga: Kemdiktisaintek gelar audiensi lintas institusi untuk cegah kekerasan
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·