Tokyo (ANTARA) - Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi akan melakukan kunjungan ke Indonesia pada Jumat, dalam rangka pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai bentuk usaha Tokyo menguatkan kemitraan dengan RI.
Dalam konferensi pers pada Jumat, Koizumi berkata bahwa pertemuan yang berlangsung selama kunjungan satu hari tersebut bertujuan memajukan kerja sama pertahanan bilateral.
"Pembicaraan yang melibatkan Presiden Prabowo, yang sebelumnya menjabat sebagai menteri pertahanan, akan memberi peluang berharga untuk memajukan kerja sama pertahanan bilateral, termasuk kolaborasi dalam sektor alutsista dan teknologi pertahanan," kata Menhan Jepang.
Koizumi mengatakan, langkah Indonesia yang mempersiapkan pertemuan dengan Jepang kali ini mencerminkan komitmen kuat Prabowo dalam meningkatkan kerja sama pertahanan.
Adapun pada Maret, Presiden Prabowo mengungkapkan keinginan memperkuat kerja sama pertahanan dalam pertemuan tingkat tinggi bersama Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Tokyo.
Kunjungan Koizumi kali ini berlangsung sepekan setelah dia dan Sjafrie sepakat meneruskan pembahasan terkait penyerahan kapal perusak Asagiri dari Pasukan Bela Diri Laut Jepang untuk Indonesia.
Indonesia terletak di jalur laut utama yang penting untuk Jepang, dengan Tokyo mengakui Indonesia sebagai mitra strategis yang penting untuk keamanan kawasan.
Koizumi dan Sjafrie juga akan melakukan pertemuan keenam mereka sejak Koizumi resmi menjadi Menhan Jepang Oktober lalu.
Terpisah, Koizumi mengatakan akan menerima Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Belanda Dilan Yesilgoz-Zegerius di Tokyo pada Selasa depan.
Kunjungan Menhan Belanda tersebut bersamaan dengan kunjungan kapal fregat Belanda De Ruyter di Terminal Pelayaran Internasional Tokyo, kata dia, sembari menambahkan bahwa mereka berencana menyaksikan bersama pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 di Kedutaan Besar Belanda pada Senin pagi.
"Walaupun saya akan berada di 'kandang' lawan, saya akan tetap mendukung kemenangan Jepang," kata Koizumi.
"Terlepas hasilnya, saya yakin persahabatan saya dengan Wakil Perdana Menteri Belanda tak akan goyah," ucap dia, menambahkan.
Sumber: Kyodo
Baca juga: Korsel ajak PT DI jadi rantai pasok jet tempur KF-21
Baca juga: Jepang-Inggris bahas aliansi energi angin lepas pantai
Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·