Menilik upaya peremajaan jembatan Busur Beratap Kayu di Fujian, China

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Fuzhou (ANTARA) - Jembatan busur beratap kayu merupakan struktur kuno unik yang dicirikan oleh koridor yang dibangun di atas jembatan yang membentang di atas sungai.

Struktur ini mencerminkan keahlian para ahli bangunan kuno yang menyambung kayu menjadi bentuk busur atau melengkung tanpa menggunakan paku atau komponen logam.

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 14 Mei 2026 ini menunjukkan Jembatan Baixiang di wilayah Pingnan, Kota Ningde, Provinsi Fujian, China. (Xinhua/Wei Peiquan)

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 14 Mei 2026 ini menunjukkan Jembatan Baixiang di wilayah Pingnan, Kota Ningde, Provinsi Fujian, China. (Xinhua/Wei Peiquan)

Di Fujian terdapat 547 jembatan sejenis, dan provinsi tersebut telah memprioritaskan aspek perlindungan serta pewarisannya.

Sejumlah langkah inovatif telah diadopsi, termasuk asuransi peninggalan budaya, pemantauan pintar, dan material pelindung baru untuk pemeriksaan serta pemeliharaan rutin, dengan total investasi sebesar 61,03 juta yuan (1 yuan = Rp2.615) atau sekitar 8,93 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp17.743).

Pada Desember 2024, UNESCO memasukkan desain dan praktik tradisional pembangunan jembatan busur kayu China ke dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan.

Guna mempromosikan pewarisan dan pengembangan inovatif jembatan busur beratap kayu kuno, Fujian juga aktif terlibat dalam integrasi budaya dan pariwisata, sekaligus melatih para pewaris lokal dengan keahlian membangun jembatan tradisional.

Foto yang diambil pada 14 Mei 2026 ini menunjukkan pemandangan interior Jembatan Xiangong di Kabupaten Shouning, Kota Ningde, Provinsi Fujian, China. (Xinhua/Wei Peiquan)
Warga setempat melintas di Jembatan Wan'an di Kabupaten Pingnan, Kota Ningde, Provinsi Fujian, China, 15 Mei 2026. (Xinhua/Wei Peiquan)

Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.