Washington (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio dijadwalkan melakukan kunjungan ke Roma pada 6–8 Mei, untuk bertemu dengan pejabat Italia dan Vatikan.
Agenda utama pertemuan mencakup pembahasan situasi di Timur Tengah serta isu-isu kepentingan bersama, demikian disampaikan Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, Senin.
“Menteri Luar Negeri Marco Rubio akan melakukan perjalanan ke Roma, Italia, pada 6–8 Mei untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Italia dan Vatikan," kata Pigott.
Rubio juga akan bertemu pimpinan Takhta Suci guna membahas perkembangan di Timur Tengah dan kepentingan bersama di belahan Barat, kata dia.
Pertemuan Rubio dengan para pejabat Italia akan difokuskan pada kepentingan keamanan bersama serta “penyelarasan strategis,” kata sang jubir.
Kunjungan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dengan Roma dan Vatikan, menyusul kontroversi yang melibatkan Presiden Donald Trump.
Kritik Trump terhadap Paus dan kebijakan Italia terkait pangkalan militer NATO telah memicu gesekan diplomatik.
Paus Leo membuat Trump berang karena secara terbuka dan berulang kali menyerukan perdamaian di Timur Tengah serta mengkritik keras perang yang dilancarkan Trump terhadap Iran.
Sedangkan Perdana Menteri Giorgia Meloni menolak mendukung operasi militer AS terkait Iran dengan memblokir pangkalan udara Sigonela dan wilayah udara Italia untuk pesawat-pesawat AS.
Upaya Trump menggunakan diplomasi olahraga-- dengan mengusulkan Italia menggantikan Iran di ajang Piala Dunia-- untuk meredakan hubungan dengan Roma juga menimbulkan perdebatan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Paus Leo desak pemimpin dunia pilih perdamaian daripada perang
Baca juga: Presiden Iran kutuk serangan Trump terhadap Paus Leo
Baca juga: Trump mencaci Paus Leo karena kritik tindakan AS di Iran
Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·