Menlu Singapura Ucapkan Belasungkawa untuk Keluarga Korban Erupsi Gunung Dukono

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Menlu RI Sugiono (kanan) dan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan saat memberikan joint statement dalam pertemuan bilateral di Gedung Pancasila, Kemlu RI, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026). Foto: Firda Brillianti/kumparan

Menteri Luar Negeri (Menlu) Singapura Vivian Balakrishnan menyampaikan belasungkawa atas korban meninggal dunia dalam insiden erupsi Gunung Dukono, Maluku Utara.

Pernyataan itu disampaikan Balakrishnan saat pertemuan bilateral dengan Menlu RI Sugiono di Gedung Pancasila, kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta, Senin (12/5).

Balakrishnan mengatakan tiga orang meninggal dunia dalam insiden pada 8 Mei lalu, terdiri dari satu warga negara Indonesia dan dua warga Singapura.

"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga para korban," katanya.

Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) bersiap melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan (kedua kanan) di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Dalam kesempatan itu, Balakrishnan juga menyampaikan apresiasi kepada tim SAR gabungan Indonesia yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban di Gunung Dukono.

Menurut dia, lebih dari 150 personel SAR Indonesia tetap menjalankan operasi di tengah kondisi sulit, termasuk erupsi gunung yang masih berlangsung dan cuaca buruk.

"Lebih dari 150 personel SAR profesional Indonesia mengambil risiko besar bagi diri mereka sendiri dalam situasi yang sangat sulit," ujarnya.

Balakrishnan menambahkan masyarakat Singapura turut mengikuti perkembangan operasi pencarian tersebut dan mendoakan keselamatan tim SAR Indonesia.

"Semangat saling menjaga dan melindungi satu sama lain di masa krisis seperti ini benar-benar mencerminkan kedekatan hati antara rakyat Indonesia dan Singapura," kata dia.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia dan tim SAR di Maluku Utara atas upaya pencarian tersebut.

Tim SAR gabungan membawa kantong berisi jenazah pendaki korban erupsi Gunung Dukono di Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Sabtu (9/5/2026). Foto: Andri Saputra/ANTARA FOTO

"Hal seperti ini tidak bisa dibayar atau dituntut. Ini hanya bisa terjadi karena kuatnya hubungan antara kedua negara kita," tutur Balakrishnan.

"Kami ingin menyampaikan apresiasi warga Singapura melalui Anda, Saudaraku, Pak Sugiono. Terima kasih banyak," pungkasnya.

Diketahui, erupsi Gunung Dukono pada Jumat (8/5) memuntahkan abu vulkanik setinggi 10km. Pada hari ketiga pencarian, Tim SAR gabungan menemukan dua warga Singapura, Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid (27).

Kedua jenazah ditemukan berjarak sekitar 20 meter dari bibir kawah Gunung Dukono dan selanjutnya dibawa ke RSUD Tobelo untuk identifikasi.