Menlu Ukraina: Tawaran gencatan senjata "usulan serius" akhiri krisis

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kiev (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha pada Senin (4/5) menggambarkan tawaran gencatan senjata negara itu kepada Rusia sebagai "proposal serius" untuk mengakhiri krisis dan beralih ke diplomasi.

"Jika Moskow siap untuk mengakhiri permusuhan, mereka bisa melakukannya besok malam. Ukraina siap: pada tengah malam dari 5 Mei hingga 6 Mei," tulis Sybiha di platform X.

"Perdamaian tidak bisa menunggu hingga 'parade' dan 'perayaan,'" ujarnya.

Sybiha juga menyerukan kepada mitra-mitra Ukraina, negara-negara pendukung perdamaian, dan organisasi internasional untuk mendukung seruan pengakhiran permusuhan.

Sebelumnya pada Senin, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan gencatan senjata pada 8-9 Mei untuk menghormati Hari Kemenangan, seraya menyatakan harapan agar pihak Ukraina akan mematuhi gencatan tersebut.

Berikutnya pada Senin yang sama, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan bahwa Ukraina akan menerapkan gencatan senjata dengan Rusia mulai pukul 00.00 tengah malam pada 5-6 Mei.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.