Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial mengapresiasi sejumlah pelajar Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 Manado, Sulawesi Utara yang berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih berbagai medali pada Kejuaraan Wushu Tingkat Nasional Piala Wali Kota Surabaya 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengungkapkan bahwa pencapaian ini menjadi salah satu indikator keberhasilan program Sekolah Rakyat dalam mendorong pengembangan potensi siswa, baik dari sisi keterampilan fisik maupun kepercayaan diri untuk berkompetisi di tingkat nasional.
Untuk itu, Kementerian Sosial memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian tersebut karena prestasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan potensi generasi muda melalui aktivitas yang positif.
"Apresiasi terhadap capaian tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan potensi generasi muda melalui aktivitas yang positif, juga produktif, dan kompetitif," kata Saifullah.
Baca juga: KPK buat kajian cegah korupsi untuk merespons pengadaan Sekolah Rakyat
Dalam ajang tersebut, Muhamad Kian Saputra Ali berhasil keluar sebagai Juara 1 dan meraih medali emas pada kategori Wubuquan, serta Juara 3 (medali perunggu) pada kategori Jurus Tradisional.
Kian mengungkapkan bahwa konsistensi latihan dan dukungan penuh dari pihak sekolah menjadi kunci kesuksesannya.
“Saya sangat bersyukur. Ini semua berkat latihan yang konsisten, dukungan pelatih, serta doa dari keluarga dan sekolah,” cetusnya.
Selain Kian, tiga pelajar SRMP 21 Manado lainnya juga sukses membawa pulang medali perak pada kategori Wubuquan, yakni Marvel Daniel Bunga, Marsalina Lidya Kaseger, dan Kerenhapukh Sasambi.
Baca juga: Gus Ipul tegaskan pengadaan Sekolah Rakyat bebas dari korupsi
Kepala Sekolah SRMP 21 Manado, Fenny Meivi Sarah Kilikily dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa prestasi ini adalah buah dari proses pembinaan yang menekankan pada disiplin, ketekunan, serta penguatan karakter siswa.
Pihak sekolah juga berkomitmen untuk mendukung penuh pengembangan bakat dan minat siswa Sekolah Rakyat yang dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan desil 1-2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) itu agar dapat berprestasi di jenjang yang lebih tinggi, sebagaimana yang diamanahkan kepada tenaga kependidikan.
Menurut Sarah, prestasi para pelajar asal Manado ini menjadi gambaran nyata bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada capaian akademik semata, namun juga memberikan ruang seluas-luasnya bagi pengembangan minat dan bakat di bidang olahraga.
"Capaian ini diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi siswa lain untuk ikut berkembang dan berprestasi di berbagai bidang," kata dia.
Baca juga: Sekolah Rakyat di Lebak pada Juli 2026 tempati gedung baru
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·