MENTERI Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melepas keberangkatan 391 jemaah haji dari kelompok terbang atau kloter pertama Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG-01) di Asrama Haji Kelas I Jakarta pada Selasa malam, 21 April 2026. Ratusan jemaah itu diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, menuju Arab Saudi pada Rabu dini hari, 22 Maret 2026.
Irfan Yusuf menyampaikan keberangkatan kloter pertama ini menjadi penanda dimulainya operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. “Ini menjadi awal dari rangkaian panjang pelayanan haji tahun ini yang harus kita jaga bersama kualitasnya,” ujar Irfan dalam keterangan tertulis pada Rabu.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Politikus Partai Gerindra itu memastikan bahwa seluruh jemaah yang diberangkatkan telah memenuhi persyaratan administrasi, terutama kepemilikan visa haji resmi. Hal ini dianggap penting untuk menghindari penolakan Arab Saudi dan memastikan jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik.
Selanjutnya, pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah mitigasi, termasuk skema jemaah cadangan untuk mengantisipasi kursi kosong akibat pembatalan. Irfan menyebut ini sebagai upaya optimal menggunakan kuota haji 2026.
“Kami sudah siapkan mekanisme pengganti atau jemaah cadangan untuk mengisi kursi kosong, baik karena faktor kesehatan, pembatalan, maupun kondisi darurat lainnya. Ini bagian dari upaya kita menjaga optimalisasi kuota,” kata Irfan.
Irfan mengimbau seluruh jemaah untuk disiplin dan mengikuti arahan petugas selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah. Dia berharap seluruh proses keberangkatan berjalan lancar serta jemaah dapat menjalankan ibadah secara khusyuk agar kembali ke Indonesia dengan predikat haji mabrur.
Menurut Irfan, seluruh pemangku kepentingan termasuk Kementerian Haji dan Umrah, Imigrasi, Kepolisian, hingga Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), telah berkoordinasi untuk memastikan kelancaran proses pemberangkatan serta mengantisipasi berbagai potensi kendala di lapangan.
Di sisi lain, tim PPIH di Madinah juga bersiaga untuk memastikan kesiapan operasional dalam menyambut kedatangan rombongan jemaah gelombang pertama. Irfan mengatakan pemerintah akan terus memantau hingga seluruh jemaah diberangkatkan ke Arab Saudi.
Kementerian Haji dan Umrah membagi pemberangkatan jemaah haji ke dalam dua gelombang dan 525 kloter. Gelombang pertama mulai berangkat pada Rabu, 22 April, sementara gelombang kedua pada 7 Mei 2026. Indonesia mendapat kuota haji 221.000 orang pada tahun ini di mana 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen haji khusus.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·