Tadi kita sudah berbicara dengan KAI, kenapa gerbong khusus perempuan di depan dan belakang? (Jawabannya) agar tidak terjadi rebutan. Tapi dengan peristiwa ini kita mengusulkan kalau bisa (gerbong) perempuan di tengah, laki-laki di ujung depan dan belakang rangkaian,” ujarnya di RSUD Bekasi pada Selasa (28/4).
Pendampingan yang kami lakukan tidak hanya medis, tetapi juga pemulihannya—dari fisik dan psikologis. Karena kami melihat ada yang mengalami trauma dari kejadian tersebut,” tambahnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·