Persaingan gelar juara Liga Inggris semakin memanas setelah Arsenal dipaksa menyerah saat bertandang ke markas Manchester City. Dilansir dari Detik Sport, klub berjuluk The Gunners tersebut gagal mempertahankan keunggulan poin mereka di klasemen sementara.
Pertandingan yang berlangsung di Etihad Stadium pada Minggu (19/4/2026) berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tuan rumah. Manchester City berhasil mencetak dua gol melalui aksi Rayan Cherki dan Erling Haaland, sementara Arsenal hanya mampu membalas lewat donasi gol Kai Havertz.
Hasil minor ini membuat posisi Arsenal di puncak klasemen kini terancam oleh kejaran skuad asuhan Pep Guardiola. Meski Martin Odegaard dan kawan-kawan masih memimpin dengan koleksi 70 poin dari 33 pertandingan, selisih angka dengan City kini hanya terpaut 3 poin saja.
Situasi semakin krusial bagi Arsenal karena Manchester City yang berada di posisi kedua dengan 67 poin masih memiliki tabungan satu pertandingan. Jika City memenangi laga simpanan tersebut, posisi puncak klasemen dipastikan akan berpindah tangan.
Menanggapi hasil pertandingan tersebut, Mikel Arteta menyuarakan pandangannya mengenai perbedaan performa di lapangan. Sang manajer menilai bahwa efektivitas di area penalti lawan menjadi pembeda utama dalam laga krusial ini.
"Itulah tepatnya yang terjadi, dan ketika Anda gagal melakukannya, sementara mereka punya kualitas individu untuk memanfaatkan momen-momen seperti itu, Anda berisiko kalah karena menurut saya tidak ada perbedaan antara kedua tim," katanya.
Selain faktor teknis, Arteta juga merasakan adanya unsur ketidakberuntungan yang menaungi timnya selama 90 menit laga berjalan. Ia menyoroti beberapa peluang emas Arsenal yang gagal membuahkan hasil maksimal karena terhalang gawang.
"Ada beberapa faktor. Ada unsur keberuntungan apakah bola masuk atau tidak. Yang kedua, bola membentur dan jatuh ke Haaland," terangnya.
Pelatih asal Spanyol itu menekankan pentingnya ketajaman dan ketenangan pemain saat berada dalam situasi menentukan di depan gawang. Ia menilai Manchester City tampil lebih klinis dalam memanfaatkan setiap celah yang ada.
"Ada juga kualitas individu, dan pada momen itu, harus tetap tenang, presisi, dan tanpa ampun. Anda harus seperti itu," ungkapnya.
Manchester City dijadwalkan akan segera melakoni laga sisa mereka untuk terus memberikan tekanan kepada Arsenal. The Citizens akan menghadapi Burnley di Turf Moor Stadium pada Kamis (23/4) dini hari WIB.
Kemenangan dalam laga kontra Burnley akan menjadi momentum bagi Manchester City untuk mengambil alih posisi puncak klasemen Liga Inggris dari genggaman Arsenal. Persaingan perebutan gelar juara pun diprediksi akan terus sengit hingga akhir musim.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·