Militer Israel Hancurkan Jembatan Strategis Qasmiyeh di Lebanon

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Pesawat tempur militer Israel menghancurkan Jembatan Qasmiyeh di Lebanon Selatan melalui dua serangan udara beruntun pada Kamis (16/4/2026). Infrastruktur krusial yang menghubungkan wilayah Tyre dengan kota Sidon tersebut kini lumpuh total dan memutus akses distribusi logistik bagi puluhan ribu warga sipil.

Sebagaimana dilansir dari Detikcom melalui laporan Anadolu Agency, jembatan ini merupakan jalur penyeberangan terakhir yang masih berfungsi sebagai penghubung strategis antara sektor barat, tengah, dan timur Lebanon. Penghancuran fasilitas publik ini berdampak langsung pada pergerakan kendaraan dan pengiriman barang kebutuhan pokok di wilayah terdampak.

Laporan media lokal Lebanon menyebutkan bahwa sebelum serangan udara utama terjadi, unit drone telah lebih dulu menyasar area di sekitar jembatan. Operasi militer Israel di wilayah kedaulatan Lebanon terus meningkat sejak pecahnya bentrokan lintas batas dengan kelompok Hizbullah pada awal Maret lalu.

Berdasarkan data otoritas kesehatan Lebanon, eskalasi konflik sejak Maret telah merenggut lebih dari 2.160 nyawa dan menyebabkan 7.000 orang luka-luka. Selain itu, gelombang pengungsian besar-besaran terus berlanjut dengan lebih dari satu juta orang kehilangan tempat tinggal.

Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan bahwa infrastruktur tersebut sempat mengalami kerusakan parsial pada serangan sebelumnya sebelum akhirnya roboh sepenuhnya. Penyerangan ini secara efektif mengisolasi komunitas di wilayah selatan dari bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan.

"Sebelum serangan udara ini, sebuah drone juga telah melakukan dua serangan terpisah di dekat jembatan yang sama," kata NNA.

Pihak keamanan Lebanon mengonfirmasi adanya korban jiwa dalam insiden penghancuran infrastruktur tersebut. Tentara Lebanon menyatakan setidaknya satu orang tewas dan dua orang lainnya mengalami luka-luka akibat hantaman rudal pesawat tempur.

Rekaman video dari lokasi kejadian menunjukkan asap tebal membubung di atas padang rumput hijau segera setelah ledakan besar terjadi di struktur jembatan. Sementara itu, pihak Israel memberikan keterangan resmi terkait operasional udara mereka di wilayah tersebut.

Pihak militer Israel mengklaim kepada CNN bahwa pasukan "tidak menargetkan" jembatan tersebut, tetapi menambahkan bahwa mereka memang menyerang "di sekitarnya."