Mirassol Tumbangkan Corinthians dalam Laga Penuh Drama di Liga Brasil

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Klub Mirassol berhasil mengamankan poin penuh setelah menundukkan Corinthians dengan skor 2-0 pada laga pekan ke-14 Liga Brasil di Stadion Jose Maria de Campos Maia, Minggu, 3 Mei 2026, malam waktu setempat. Kemenangan tuan rumah dipastikan lewat gol Carlos Eduardo dan sundulan Edson Carioca pada babak pertama.

Jalannya pertandingan sempat terhambat oleh kendala teknis berupa padamnya lampu sorot stadion yang menyebabkan penundaan sepak mula dan penghentian laga sementara. Selain masalah fasilitas, tensi tinggi menyelimuti pinggir lapangan akibat ketidakpuasan pelatih Corinthians, Fernando Diniz, terhadap wasit Matheus Delgado Candancan.

Kemarahan Diniz memuncak setelah merasa diabaikan oleh sang pengadil saat ingin berkomunikasi, hingga ia tertangkap kamera melontarkan kata-kata kasar. Tindakan ini dipicu oleh sejumlah keputusan wasit yang dinilai merugikan tim tamu, termasuk pemberian penalti bagi Mirassol.

"O mascarado do c******. Ta com a cabeça desse tamanho. To te chamando e você tidak mendengarkan," ujar Fernando Diniz, pelatih Corinthians.

Momen kontroversial lainnya terjadi saat Edson Carioca dari Mirassol mulanya diganjar kartu merah akibat pelanggaran terhadap Matheus Pereira. Namun, keputusan tersebut dianulir setelah peninjauan Video Assistant Referee (VAR) oleh Marcio Henrique de Gois, yang kemudian mendapat dukungan analisis dari pakar perwasitan Record, Salvio Spinola.

"Ada terjangan, penggunaan kekuatan berlebih, memang melewati batas, tapi dia meluncur, tidak mengenai dengan sol sepatu. Itu bukan untuk kartu merah," analisis Salvio Spinola, mantan wasit sepak bola.

Sebelum tertinggal dua gol, Corinthians sempat memiliki peluang emas melalui penyerang Yuri Alberto yang merangsek ke area penalti Mirassol. Namun, upaya tembakan mendatar tersebut berhasil dimentahkan oleh kesigapan kiper Walter yang mengawal gawang tuan rumah.

Gol pembuka Mirassol sendiri tercipta melalui eksekusi penalti Carlos Eduardo pada menit ke-22 setelah adanya pelanggaran di kotak terlarang. Keunggulan tersebut kemudian digandakan oleh Edson Carioca yang memanfaatkan umpan silang matang untuk membobol gawang Alvinegro sebelum paruh waktu berakhir.