SATU unit mobil satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) menabrak dua lapak pedagang di Jalan Pulau Kalimantan Raya, Aren Jaya, Bekasi Timur pada Selasa, 12 Mei 2026. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, mobil datang dari arah Jalan Nusantara menuju Jalan Pulau Kalimantan sebelum menghantam lapak pedagang tahu goreng dan ayam goreng.
“Mobilnya tiba-tiba kencang, terus langsung nabrak lapak di sini. Suaranya keras banget kayak petir,” kata saksi bernama Yuli, 53 tahun, kepada wartawan di lokasi.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Akibat kejadian itu, pedagang tahu goreng bernama Sanoeri, 41 tahun, mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit. “Tukang gorengan sudah tergeletak di jalan, berdarah-darah,” ujar Yuli.
Selain Sanoeri, pedagang ayam goreng bernama Neni Anggraeni, 33 tahun, mengalami luka ringan. Barang-barang milik pedagang di lokasi juga terlempar hingga beberapa meter.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ojo Ruslani mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.15 WIB di depan minimarket kawasan Aren Jaya.
Menurut informasi, mobil Daihatsu Grandmax bernomor polisi B-9007-TXZ itu dikemudikan Wawan Supandi dengan membawa seorang penumpang bernama Putut Dwi Putranto. “Dugaan sementara pengemudi kaget karena melihat ada pengendara sepeda motor melintas di depan mobil, kemudian membanting setir ke kiri hingga membentur dua pedagang gerobak,” kata Ojo dalam keterangannya.
Polisi menyebut faktor penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. "Kasus ditangani oleh Satlantas Polres Metro Bekasi Kota," ujar Ojo singkat.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·