Tim pabrikan Aprilia Racing resmi menyepakati kerja sama kilat dengan produsen minuman energi Monster Energy sebagai sponsor utama baru mulai Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello pada musim balap 2026, Kamis (21/5/2026).
Kesepakatan komersial ini tercapai setelah Aprilia tampil mendominasi dengan mengemas empat kemenangan dari enam balapan pertama musim ini, meskipun sebelumnya mereka berkompetisi tanpa logo sponsor utama di bodi motor.
Kontrak kerja sama tersebut mengikat kedua belah pihak hingga akhir musim 2026 dengan komitmen perpanjangan, yang turut didorong faktor pembalap seperti Marco Bezzecchi dan Pecco Bagnaia untuk musim 2027 karena memiliki kontrak personal dengan merek tersebut.
Namun, kedatangan sponsor baru ini menempatkan Jorge Martin dalam situasi pelik karena statusnya sebagai atlet andalan Red Bull yang merupakan kompetitor langsung, sehingga manajemennya kini harus mempertimbangkan opsi memutus atau membekukan kontrak pribadinya.
Pergeseran ini juga berdampak pada masa depan tim lain karena perusahaan asal Amerika Serikat tersebut berencana mengurangi kucuran dana di tim pabrikan Yamaha seiring habisnya kontrak mereka pada akhir tahun.
Sementara itu, para pembalap baru saja menyelesaikan hari tes pasca-balapan di Circuit de Barcelona-Catalunya yang menjadi uji coba terakhir untuk era mesin 1000cc di MotoGP sebelum beralih ke 850cc pada 2027.
Pada tes tersebut, Yamaha memperkenalkan paket aerodinamika revisi berupa sayap triplane yang terhubung kembali ke hidung fairing, yang langsung diuji dan disetujui oleh Fabio Quartararo serta Alex Rins untuk kemungkinan digunakan mulai balapan di Mugello.
Kendati menunjukkan kemajuan pada sektor aerodinamika, Yamaha masih menghadapi kendala besar pada performa mesin V4 1000cc baru mereka yang dinilai masih tertinggal jauh dari kompetitor dalam hal kecepatan puncak, akselerasi, dan stabilitas.
"The main problem is that in the race we’re not able to defend ourselves adequately," jelas Gino Borsoi, Manajer Tim Prima Pramac Yamaha mengenai kendala mesin tersebut.
Pihak tim berharap pabrikan Jepang itu bisa segera memberikan pembaruan komponen untuk meningkatkan performa di lintasan.
"We hope Yamaha can bring something as soon as possible to improve the engine’s performance, but this is also part of the development process, and we need to keep working patiently," kata Gino Borsoi menambahkan.
Selain Yamaha, pengembangan komponen luar juga dilakukan oleh Honda yang menguji fairing baru pada motor Luca Marini, serta Aprilia yang memasang fairing model telinga gajah pada motor Jorge Martin sebelum sang pembalap mengalami kecelakaan di Tikungan 7.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·