OK (28), pria asal Desa Kadu Jangkung, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, mengaku sakit hati lantaran ibunya yang sedang sakit dihina. Karena itu, ia nekat mencekik leher kekasihnya, DI (27), hingga tewas pada Kamis (7/5).
Menurut OK, saat itu dirinya gelap mata setelah mendengar ucapan perempuan yang telah dipacarinya selama delapan tahun tersebut.
“Sakit hati. Katanya saya lebih mementingkan mamah saya yang penyakitan, bilang enggak berguna,” kata OK, Jumat (8/5).
OK mengaku sempat bersandar di dekat jasad pacarnya karena menyesali perbuatannya. Bahkan, lanjut OK, dirinya sempat mencoba bunuh diri dengan meminum sejumlah obat-obatan yang ada di rumahnya.
“Pas saya minum obat itu, saya sempat nyender ke dia. Enggak lama saya keluar kamar dan menyerahkan diri,” kata OK.
Sebelumnya diketahui, seorang perempuan berinisial DI (27) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumah pacarnya, OK (28), di Desa Kadu Jangkung, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan korban dalam kondisi mengeluarkan sedikit busa yang diduga akibat cekikan kuat di bagian leher.
“Untuk hasil olah TKP, dugaan sementara ditemukan buih kecil keluar dari tubuh korban. Sementara itu, terdapat tanda-tanda asfiksia sehingga korban diduga dicekik,” ujar Kaur Identifikasi Inafis Polres Pandeglang, Bayu, Jumat (8/5).
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·