Napoli Pantau Sejumlah Nama Pelatih Baru Jelang Kepergian Antonio Conte

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Manajemen Napoli mulai memantau sejumlah nama pelatih baru seperti Maurizio Sarri, Roberto Mancini, hingga Enzo Maresca pada Kamis, 23 April 2026, guna mengantisipasi potensi kepergian Antonio Conte pada akhir musim ini. Langkah ini diambil menyusul spekulasi ketertarikan Conte kembali menangani Tim Nasional Italia dan performa klub yang tertinggal dalam perburuan gelar juara Serie A.

Kekalahan Napoli dengan skor 2-0 dari Lazio pada pekan sebelumnya membuat jarak tim dengan pemuncak klasemen, Inter Milan, melebar menjadi 12 poin. Meski Conte masih memiliki kontrak hingga 2027, kegagalan mempertahankan Scudetto memicu manajemen yang dipimpin Aurelio De Laurentiis untuk mempertimbangkan opsi pelatih lain.

Antonio Conte enggan memberikan kepastian terkait masa depannya di Stadio Diego Armando Maradona saat diwawancarai oleh DAZN. Pelatih asal Italia tersebut memilih untuk tidak menanggapi secara terbuka mengenai pernyataan presiden klub di media massa.

"Itu masalah presiden; dia boleh mengatakan apa pun yang dia inginkan, tapi saya tidak punya jawaban untuknya," kata Conte, Pelatih Napoli.

Mantan pelatih Juventus itu juga menyatakan ketidaksenangannya terhadap pemberitaan yang terus mengaitkan namanya dengan kursi pelatih Timnas Italia menggantikan Gennaro Gattuso. Ia meminta semua pihak untuk menghormati fokus tim di sisa laga musim ini.

"Jika saya punya sesuatu untuk dikatakan kepadanya, saya akan melakukannya secara pribadi, bukan di depan umum, karena jika tidak, orang-orang dan media tidak akan melihat hal lain. Lebih banyak yang dikatakan dalam diam, dan itu lebih baik; hal ini berlaku untuk semua orang hingga kejuaraan berakhir," ujar Conte, Pelatih Napoli.

Ketegangan antara pihak pelatih dan manajemen meningkat setelah Napoli hanya mencatatkan penguasaan bola dominan tanpa hasil akhir yang efektif saat melawan Lazio. Conte mengakui adanya penurunan motivasi dan kualitas permainan di lini tengah timnya.

"I understand that my name is used to fill newspaper pages and broadcasts, but sometimes those things are made up and exploited," tambah Conte, Pelatih Napoli.

Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mengamankan tiket Liga Champions bagi Napoli. Tim asal Naples tersebut kini unggul delapan poin dari Como di posisi kelima klasemen.

"Behind the scenes, you can do a thousand things, but in a situation like this, the more we stay silent and focus on the team, the better, also as a form of respect for those who have always supported us," tambah Conte, Pelatih Napoli.

Mengenai evaluasi pertandingan terakhir, Conte memberikan pengakuan jujur mengenai keunggulan taktik lawan yang sukses menutup ruang pertahanan. Napoli tercatat menguasai bola sebanyak 70 persen namun gagal memberikan ancaman nyata.

"Of course this was not a good match for us; we lacked quality in midfield, and Lazio waited for us, closing the gaps, and counter-attacking," akui Conte, Pelatih Napoli.

Pelatih berusia 56 tahun itu menyadari adanya suasana tidak nyaman yang berkembang di internal skuad sejak pertandingan melawan Parma. Ia merasa bertanggung jawab atas kurangnya pemberian motivasi kepada para pemain.

"We had 70% of the ball without ever having a shot on goal. We took this heavy blow. Perhaps I was not sensitive enough to the 'uncomfortable condition' that developed after the match against Parma, and I didn't provide the right motivation," akui Conte, Pelatih Napoli.

Target realistis bagi Napoli saat ini adalah menyelesaikan musim di zona empat besar. Conte berkomitmen untuk meraih poin maksimal dalam lima pertandingan tersisa di liga domestik.

"The goal is to give our best, play the last matches, and collect as many points as possible," tutup Conte, Pelatih Napoli.

Pernyataan penutup tersebut menekankan pentingnya evaluasi cerdas bagi tim untuk memperbaiki diri di masa depan. Manajemen Napoli sementara itu dilaporkan telah melakukan kontak awal dengan Enzo Maresca di London.

"We were able to hold on well in difficult moments, and this allowed us to stay in the Champions League zone, and we must finish this job. When things like this happen, in a smart way, you have to understand the reason and improve yourself," tutup Conte, Pelatih Napoli.

Dilansir dari Il Mattino, selain Maresca, Napoli juga mempertimbangkan kembalinya Maurizio Sarri yang baru saja membawa Lazio mengalahkan mereka. Nama Roberto Mancini yang saat ini melatih Al Sadd turut masuk dalam radar pemantauan klub.