Media independen Narasi membantah klaim sepihak Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI terkait bergabungnya mereka dalam Indonesia New Media Forum (INMF). Langkah ini diambil guna meluruskan disinformasi yang beredar luas setelah nama Narasi dicatut dalam daftar 40 media digital yang disebut-sebut telah menjadi mitra strategis pemerintah.
Menanggapi kabar tersebut, Narasi melalui pernyataan resmi di akun media sosialnya memberikan klarifikasi awal guna menegaskan independensi mereka. Pihak Narasi memastikan bahwa perusahaan tidak memiliki ikatan kerja sama atau keterlibatan fungsional dalam wadah baru bentukan Bakom RI tersebut demi menjaga marwah institusi.
"Narasi tidak bergabung dalam Indonesia New Media Forum (INMF)," tulis Narasi pada poin pertama dalam keterangan unggahan.
Terkait dengan agenda peluncuran Indonesia New Media Forum yang digelar pada Rabu (6/5) lalu, Narasi juga merasa perlu memberikan penjelasan detail mengenai kehadiran mereka. Narasi menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak mengetahui adanya pengumuman tersebut dan tidak mengirimkan perwakilan dalam konferensi pers yang diadakan oleh pihak Bakom RI.
"Narasi tidak mengetahui, tidak terlibat, dan tidak menghadiri pertemuan maupun jumpa pers terkait INMF ataupun Badan Komunikasi Pemerintah pada 6 Mei 2026," sebut Narasi dalam poin kedua.
Narasi juga memberikan penjelasan mengenai status legal kelembagaan mereka untuk memberikan pemahaman kepada publik mengenai perbedaan standar antara media profesional dan agregator konten.
Sebagai perusahaan pers, Narasi telah melewati proses verifikasi ketat untuk memastikan kredibilitas dan perlindungan hukum bagi setiap produk jurnalistik yang mereka hasilkan.
"Narasi merupakan media resmi yang terdaftar dan terverifikasi Dewan Pers dengan nomor sertifikat 472/DP-Verifikasi/K/XI/2019," lanjut Narasi pada poin ketiga.
Sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas informasi, Narasi juga menekankan bahwa seluruh operasional keredaksian mereka dijalankan berdasarkan mandat profesi yang jelas sesuai Kode Etik Jurnalistik.
"Narasi beroperasi sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik yang tercantum pada situs resmi Dewan Pers," jelas Narasi pada poin keempat.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·