NASA dan SpaceX luncurkan misi baru pengisian ulang pasokan ke ISS

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Los Angeles (ANTARA) - NASA dan SpaceX meluncurkan sebuah misi pengisian ulang pasokan untuk International Space Station (ISS), Jumat (15/5) waktu setempat.

Wahana SpaceX Dragon yang membawa sekitar 6.500 pon (sekitar 2.950 kilogram) kargo lepas landas pada Jumat pukul 18.05 Eastern Time, atau Sabtu (16/5) pukul 05.05 WIB, dari Cape Canaveral Space Force Station di Negara Bagian Florida, Amerika Serikat (AS) bagian tenggara.

Wahana antariksa tersebut diperkirakan akan berlabuh secara otomatis di ISS pada Minggu (17/5) sekitar pukul 07.00 Eastern Time (18.00 WIB). Menurut NASA, Dragon mengirim pasokan untuk awak di ISS dan beberapa eksperimen baru.

Wahana antariksa itu membawa serangkaian instrumen ilmiah ke ISS, termasuk peralatan untuk mempelajari partikel bermuatan di sekitar Bumi yang dapat memengaruhi jaringan listrik dan satelit, perangkat keras yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para ilmuwan tentang bagaimana planet terbentuk, dan instrumen yang dirancang untuk melakukan pengukuran yang sangat akurat terhadap sinar matahari yang dipantulkan oleh Bumi dan Bulan.

SpaceX Dragon dijadwalkan akan tetap berada di laboratorium orbit itu hingga pertengahan Juni sebelum kembali ke Bumi dengan membawa kargo serta sampel penelitian yang rentan terhadap waktu.

Misi ini menandai misi layanan pengisian ulang pasokan komersial SpaceX ke-34 ke ISS untuk NASA. Peluncuran awalnya dijadwalkan pada Selasa (12/5), namun, ditunda dua kali karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.

Pewarta: Xinhua
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.