Nathan Jones Rombak Skuat Charlton Jamu Ipswich Town di The Valley

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Manajer Charlton Athletic Nathan Jones melakukan delapan perubahan susunan pemain untuk pertandingan melawan Ipswich Town di Stadion The Valley pada Rabu malam, 22 April 2026, pukul 19.45 waktu setempat. Rotasi besar-besaran ini dilakukan saat kedua tim berjuang demi kepentingan berbeda di papan klasemen Championship.

Thomas Kaminski, Collins Sichenje, Macaulay Gillesphey, Jayden Fevrier, Conor Coventry, Joe Rankin-Costello, Charlie Kelman, dan Tyreece Campbell kembali menjadi starter dalam skema tiga bek. Sementara itu, pemain seperti Will Mannion, Reece Burke, dan Conor Coady harus memulai laga dari bangku cadangan bersama pemain anyar lainnya.

Ipswich Town saat ini berada di posisi ketiga klasemen setelah Millwall menang 3-1 atas Stoke, namun skuat asuhan Kieran McKenna masih mengantongi dua tabungan pertandingan. Charlton sendiri tertahan di posisi ke-19, terpaut enam poin dari zona degradasi setelah gagal meraih kemenangan dalam enam laga terakhirnya.

Manajer Ipswich Kieran McKenna menegaskan perlunya ketangguhan mental skuatnya dalam menghadapi tantangan di markas Charlton. Tim tuan rumah tercatat pernah mengalahkan The Blues 3-0 pada pertemuan pertama di Portman Road bulan Oktober lalu.

"It’s a team who beat us earlier in the season, so we know what they’re capable of," kata Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.

McKenna merefleksikan kekalahan sebelumnya sebagai pelajaran penting dalam membangun resiliensi pemain, terutama setelah timnya sempat mendominasi sebelum kebobolan tiga gol dalam rentang 12 menit. Ia menilai timnya telah membuat kemajuan meskipun proses pembangunan kekuatan mental tersebut belum sepenuhnya selesai.

"Maybe we’ll reflect on it a little bit more at the end of the season, but it was an important game for us because I thought we played really, really well in the game up until probably the point of their first goal and then we didn’t have the resilience to deal with the setback at that point," tutur Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.

Pelatih tersebut menambahkan bahwa periode enam hari ke depan akan menjadi ujian karakter bagi anak asuhnya untuk meraih kesuksesan. Ia menyadari bahwa bermain di kandang lawan selalu memberikan tekanan tersendiri, terutama melawan tim dengan motivasi besar untuk bertahan di divisi ini.

"And that, I’ve said all along, was always going to be a big, big challenge for a new group of players, especially coming into this club at this time with the journey of the last few years," ujar Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.

McKenna menekankan bahwa skuatnya harus siap menghadapi momentum tuan rumah dan atmosfer penonton yang menekan. Fokus utama tim adalah untuk tetap kuat dan mengambil langkah maju dalam tiga pertandingan tandang beruntun yang akan mereka jalani.

"And building that resilience is something that we’ve had to chip away at over the course of the season and we’re nowhere near complete yet as a team, but I think we’ve made some steps on it, but I believe we’ve still got some big steps to go," ucap Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.

Kondisi tim tamu sedikit terhambat dengan absennya Ashley Young dan Conor Townsend karena cedera, sementara Wes Burns masih diragukan untuk tampil. Sebaliknya, Charlton mendapatkan tenaga tambahan dengan kembalinya Matt Godden dari cedera, meski harus kehilangan Harry Clarke yang tidak bisa bermain melawan klub induknya.

"A different stage of the season now. We know they’re a team that can threaten us, we know where we’re at as a team and my real feeling is that over the six days we’re going to have to show a huge amount of character and take some big steps forward if we want to be successful," jelas Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.

McKenna juga mencatat bahwa rekor tandang timnya merupakan tantangan tersendiri musim ini dengan tujuh kekalahan terjadi di luar kandang. Ia melihat jadwal padat minggu ini sebagai peluang bagi para pemain untuk membuktikan konsistensi mereka di bawah tekanan tinggi.

"We’ve spoken about it lots, we love playing here and our home record has always been strong," kata Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.

Ia mengakui bahwa memenangkan hasil di laga tandang memerlukan langkah ekstra dibandingkan bermain di hadapan pendukung sendiri. McKenna menyatakan bahwa timnya telah menunjukkan banyak hal sepanjang musim dan kini saatnya untuk melakukan pembuktian final.

"I’ve said it lots of times, away games are obviously more difficult but also when you’re a group coming together in a season, it’s probably going to be more difficult," ujar Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.

McKenna mengenang kemenangan tandang melawan Coventry City sebagai bukti kemampuan tim, namun ia juga tidak menutup mata terhadap beberapa hasil buruk yang terjadi dalam waktu singkat. Tantangan di The Valley dianggap sebagai momen yang tepat bagi tim untuk berdiri kokoh.

"I think we’ve had periods where we’ve had some good away results and we’ve won away against the team [Coventry City] who are going to win the league this year," tutur Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.

Ipswich membutuhkan sembilan poin dari sisa pertandingan mereka, termasuk laga melawan West Brom dan Southampton, untuk memastikan promosi otomatis ke Premier League. Charlton sendiri hanya memenangkan delapan laga kandang sepanjang musim ini dan berharap bisa memperbaiki catatan tersebut demi menjauh dari kejaran Oxford United.

"But on the other hand, there have been probably too many away games that have got away from us in short spells and we know about those and we speak about those moments internally," ucap Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.

Pertandingan ini juga menjadi sorotan bagi gelandang Charlton Greg Docherty yang telah mengoleksi tujuh kartu kuning musim ini. Di sisi lawan, Jack Clarke diprediksi kembali ke starting lineup Ipswich setelah mencatatkan 15 gol dan satu assist sepanjang musim 2025/26.

"I think this is a great opportunity for us, to have three away games in six days. I think we’ve shown a lot of things over the course of the season, but to go and get the results we’re going to need in those six days is probably going to take another step," jelas Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.

Stastistik mencatat bahwa Charlton berhasil mencetak gol dalam 11 dari 13 pertandingan terakhir mereka, namun mereka juga menderita lima kekalahan dalam enam laga kandang terakhir. Laga ini disiarkan secara langsung melalui Sky Sports Football di Inggris dan Paramount+ di Amerika Serikat.

"As I say, I think the group has taken steps forward this year and I think we’ll probably have to take another one," kata Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.

McKenna menutup pernyatannya dengan menegaskan kesiapan tim menghadapi tekanan atmosfer stadion. Ia melihat periode ini sebagai ujian krusial bagi ambisi Ipswich untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris.

"Going away from home is tough, especially when you’re playing against teams with big motivation as well," tutur Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.

Ipswich Town akan melanjutkan perjalanan tandang ke markas West Bromwich Albion pada hari Sabtu mendatang sebelum menghadapi partai menentukan melawan Southampton. Sementara Charlton akan terus berjuang mengamankan poin agar tidak terperosok ke zona tiga terbawah klasemen Championship.

"We know we’re going to come under pressure and have to stand up to momentum and the crowd and things like that, and we’ve done it at times this year, but other times we’ve let it get away from us. A great opportunity now in the next week to go and stand really strong against it," ujar Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.

"Let’s see. At this stage of the season, you’re," kata Kieran McKenna, Manajer Ipswich Town.