Bek Fenerbahce, Nelson Semedo, mengungkapkan penyesalannya setelah timnya gagal mengamankan poin penuh akibat kebobolan pada menit-menit akhir saat menjamu Caykur Rizespor pada Jumat, 17 April 2026. Laga pekan ke-30 tersebut berakhir imbang 2-2 di Stadion Chobani.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi skuat asuhan Sari-Lacivertliler yang sedang berupaya merebut takhta klasemen Liga Super Turki. Kelalaian di sektor pertahanan pada masa tambahan waktu membuat kemenangan yang sudah di depan mata sirna seketika.
Semedo memberikan apresiasi terhadap kualitas lawan yang mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan. Meski Fenerbahce sempat membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dulu, ia mengakui bahwa konsentrasi tim pecah menjelang peluit panjang ditiup.
"İyi bir takımla karşılaştığımızı düşünüyorum. Geriye düştükten sonra maçı çevirmeyi başardık ama son dakikada yediğimiz golle iş karmaşık bir hale geldi. Bu tarz hatalar yaparsanız, bedeli ağır oluyor." kata Semedo, Pemain Fenerbahce.
Kegagalan mempertahankan keunggulan di kandang sendiri diakui Semedo sebagai tanggung jawab besar yang tidak terpenuhi. Pemain asal Portugal tersebut menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dari situasi sulit ini demi menjaga persaingan gelar juara.
"Yolumuza devam etmemiz gerekiyor. Kolay bir durum değil, bunun farkındayım. Bu maçı kazanmak sorumluluğumuzdu. Son dakikalarda böyle bir gol yiyince bedeli ağır oluyor. Bir sonraki maçı düşünüp, o maçı kazanmak için elimizden geleni yapmamız gerekiyor." tegas Semedo, Pemain Fenerbahce.
Kini Fenerbahce dipaksa untuk mengevaluasi koordinasi lini belakang mereka guna menghindari kesalahan serupa pada laga-laga berikutnya di sisa musim liga.
14 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·