Nico Paz Cetak Gol Spektakuler Saat Como 1907 Takluk dari Sassuolo

Sedang Trending 13 jam yang lalu

Gelandang Como 1907 Nico Paz mencetak gol sundulan unik dari tepi kotak penalti meski timnya harus mengakui keunggulan Sassuolo dengan skor 1-2 di Stadion Mapei pada Jumat, 17 April 2026. Hasil ini menahan posisi Como di peringkat kelima klasemen sementara Serie A.

Sassuolo mencetak dua gol cepat melalui Cristian Volpato pada menit ke-42 dan M’Bala Nzola dua menit berselang. Nico Paz kemudian memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu babak pertama setelah memanfaatkan umpan silang Ivan Smolcic yang gagal diantisipasi kiper Stefano Turati.

Statistik menunjukkan efektivitas Paz musim ini dengan torehan 13 gol dan tujuh assist dalam 36 pertandingan di semua kompetisi. Pemain asal Argentina tersebut menempati posisi pencetak gol terbanyak kedua di klub dan berada di jajaran atas daftar top skor liga di bawah Lautaro Martinez.

Sebelum pertandingan dimulai, pemain berusia 21 tahun tersebut sempat memberikan pernyataan mengenai performa impresif timnya musim ini kepada Sport Mediaset.

"Estamos haciendo una buena temporada, honestamente no esperábamos que fuera tan buena, pero el increíble trabajo realizado nos está premiando y creo que lo merecemos" ujar Paz, Gelandang Como 1907.

Paz juga menekankan peran krusial Cesc Fabregas dalam pengembangan kariernya sejak didatangkan dari Real Madrid Castilla.

"Fàbregas fue el factor más importante. Tiene mucha confianza en nosotros, es un entrenador joven, una persona que vive el fútbol, trabaja mucho, estudia mucho y me permite jugar como quiero jugar; es fundamental" kata Paz, Gelandang Como 1907.

Pada babak kedua, Paz hampir menyamakan kedudukan melalui aksi individu yang melewati pemain lawan, namun bola diselamatkan di garis gawang. Masuknya Maximo Perrone menambah dinamika lini tengah Como, meski tim tamu tetap gagal mencetak gol tambahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Terkait spekulasi kepindahannya ke klub lain termasuk Inter Milan, Paz menegaskan fokusnya hanya untuk tim yang bermarkas di Danau Como tersebut.

"No quiero pensar en esas cosas. Estoy concentrado al ciento por ciento en Como. Quiero dar todo aquí. Después, si hay una posibilidad en el futuro, se verá" tutur Paz, Gelandang Como 1907.

Paz menambahkan bahwa pembicaraan mengenai kepindahan ke klub besar sejauh ini belum mencapai tahap serius.

"No hubo nada concreto" ucap Paz, Gelandang Como 1907.

Selain target di level klub, pemain kelahiran Santa Cruz de Tenerife ini secara terbuka mengungkapkan ambisinya untuk masuk dalam skuat Lionel Scaloni untuk turnamen internasional mendatang.

"El Mundial es un sueño desde chico, desde que miraba los partidos por televisión. Para mí sería increíble; trabajo todos los días para estar" kata Paz, Gelandang Como 1907.

Ia merasa pengalamannya bermain di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Italia telah membantunya berkembang secara mental dan teknis.

"Creo que maduré en todos los aspectos. Llegué aquí desde Real Madrid Castilla sin haber jugado nunca en un primer equipo. La temporada pasada fue mi primera en la Serie A y ahora me siento mucho más preparado para competir a estos niveles" tegas Paz, Gelandang Como 1907.

Kekalahan ini membuat Como 1907 tertahan di zona Liga Europa dengan selisih dua poin dari Juventus. Skuat asuhan Cesc Fabregas selanjutnya dijadwalkan menghadapi Inter Milan di San Siro pada laga semifinal Coppa Italia tengah pekan depan.