Nino Fernandez sering berbagi momen memasak di TikTok. Belakangan ini, ia sering membuat makanan berbahan dasar daun kelor, seperti puding hingga martabak.
Momen memasak Nino Fernandez bersama sang istri kerap mencuri perhatian. Apalagi ktika menggunakan bahan kelor pada masakannya.
Kreasi daun kelor yang unik buatan Nino ini sering dijadikan sajian dessert. Mulai dari puding, martabak, hingga cheesecake.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, Nino belakangan dijuluki sebagai 'Duta Kelor'. Nino banyak menggunakan daun kelor sebagai alternatif matcha. Karena menurutnya daun kelor juga mengandung nutrisi yang tinggi.
Berikut momen Nino Fernandez memasak daun kelor hingga manfaatnya bagi kesehatan:
1. Puding Daun Kelor
Nino Fernandez bikin pudding daun kelor Foto: TikTok/@ninofernandez
Puding Daun Kelor menjadi masakan pertama Nino Fernandez yang menggunakan bahan unik itu. Ia pertama kali mengunggah tutorialnya pada Januari lalu.
Daun kelor itu diblender dengan campuran pandan, lalu disaring hingga mendapatkan sarinya saja. Nino memasaknya dengan racikan puding pada umumnya yang menambahkan agar-agar.
Lalu, puding tersebut diberikan layer puding cokelat. Penyajian akhirnya ditambahkan vla santan yang creamy manis. Nino menyuguhkan puding daun kelor itu untuk Steffi Zamora, sang istri.
Ketika mencobanya, Steffi agak ragu karena takut rasanya aneh. Namun, saat menyantapnya ia justru heran karena rasa puding tersebut sangat lezat.
2. Daun Kelor Latte
Nino Fernandez bikin latte daun kelor Foto: TikTok/@ninofernandez
Sukses membuat puding daun kelor, Nino Fernandez kembali berkreasi dan kali ini menyuguhkan minuman. Adalah daun kelor matcha yang sensasinya creamy segar.
Nino Fernandez menggunakan bubuk daun kelor sebagai bahan utamanya. Sekilas tampilannya mirip sekali dengan bubuk matcha. Ia menggunakan sekitar 1 sendok makan bubuk kelor yang ditambahkan air panas.
Lalu, Nino mengaduknya sampai tercampur merata. Untuk pemanis, Nino menambahkan sirup maple. Uniknya, ia juga menambahkan sedikit minyak zaitun dan terakhir disajikan bersama susu dan es batu.
Ketika dicicip oleh Nino, ia mengungkapkan kalau mirip sekali dengan matcha latte. Hanya saja ada sedikit sentuhan rasa pedas hangat.
3. Martabak Kelor
Daun kelor itu juga digunakan oleh Nino untuk membuat martabak. Nino menambahkan bubuk daun kelor ke dalam racikan adonan martabak.
Tampilannya benar-benar mirip adonan martabak dengan tambahan matcha. Terlihat kalau Nino yang memiliki 800 ribu pengikut di TikTok itu kembali berhasil membuat martabak kelor.
Nino menambahkan cokelat meses yang melimpah dan parutan keju. "Wah ini aromanya ngelor banget!" ungkapnya.
"Emang anti gagal sih, pakai cokelat, pakai keju, kelornya juga ngga terlalu berasa!" pungkasnya.
4. Cheesecake Kelor
Satu lagi kreasi Nino Fernandez yang menggunakan daun kelor, yaitu cheesecake. Seperti halnya matcha cheeseake, ini menggunakan campuran bubuk kelor pada adonannya.
Nino menggunakan daun kelor bubuk, tapi tidak begitu banyak takarannya. Tampilannya bukan cheesecake yang berlapis, tapi sudah dicampurkan.
Cheesecake kelor ini dibuat oleh Nino untuk teman-teman Steffi yang sedang berkunjung ke rumah. Dari situlah ia disebut sebagai 'Duta Kelor'.
5. Manfaat Daun Kelor
Daun kelor bisa kamu nikmati sebagai alternatif matcha, karena memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Mengutip dari Medical News Today, daun kelor mengandung vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, kalsium, potasium, zat besi, magnesium, dan fosfor.
Berkat kandungan nutrisinya yang tinggi ini tidak mengherankan jika daun kelor sudah digunakan sebagai pengobatan tradisional selama ribuan tahun. Menurut National Institutes of Health (NIH), moringa diketahui tinggi zat antioksidan karena di dalamnya menyimpan senyawa asam askorbat, flavonoid, fenolik, dan karotenoid.
Dalam 1 sendok teh bubuk daun kelor (5 gram) terdapat 3 gram protein, 1 gram serat, 90 mg kalsium, 210 mg potasium, dan 1,4 mg zat besi.
Simak Video "Video: Manfaat Susu Tak Bisa Diganti Daun Kelor di Program Makan Bergizi Gratis"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·