Nol Privasi! Jajanan 3 Ribuan Ini Dibungkus Kertas Mutasi Rekening

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Seorang pria menemukan hal mengejutkan ketika membeli jajanan di India. Harga jajanan Rp 3 ribuan itu dibungkus kertas laporan mutasi rekening bank seorang tak dikenal!

Mutasi bank bersifat rahasia di mana data ini dilindungi oleh undang-undang kerahasiaan bank. Pihak bank tidak boleh memberikan informasi tersebut kepada sembarang orang atau pihak ketiga tanpa izin.

Sayangnya tidak semua pihak bisa melindungi data atai privasi seseorang. Banyak juga yang cetakan laporan mutasi rekeningnya tersebar, baik dalam bentuk fisik seperti print kertas maupun dalam bentuk digital.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data yang tersebar akhirnya bisa dimanfaatkan menjadi berbagai macam hal, termasuk untuk membungkus makanan. Hal ini seperti yang terjadi di India di mana seorang pria menjadi viral setelah menyadari bungkus jajanan kaki limanya berisi laporan rekening bank.

Dalam unggahan di X, pengguna dengan nama Sudhanshu Ambhore ini bercerita sempat membeli hidangan bhel puri atau semacam jajanan kaki lima yang terbuat dari campurnan puffed rice atau nasi kembung, kerupuk renyah yang dihancurkan (puri), sayuran, serta siraman saus chutnery asam jawa dan cabai hijau.

Harga jajanan tersebut pun dibanderol seharga 20 Rs saja atau sekitar Rp 3.726. Namun, jajanan kaki limanya ini dibungkus oleh kertas yang terdiri dari dua halaman laporan rekening dari Union Bank of India milik seorang nasabah, lapor news18.com (18/5).

Tak Ada Privasi! Jajanan 3 Ribuan di India Dibungkus Kertas Mutasi RekeningPria menemukan jajanan kaki limanya dibungkus laporan mutasi rekening seseorang. Foto: X/@Sudhanshu Ambhore

"Membeli Bhel seharga 20 Rs dari pedagang kaki lima dan dibungkus dengan laporan rekening bank seseorang setebal 2 halaman," ujarnya dalam unggahan tersebut.

Sudhanshu juga melaporkan jika di dalam laporan rekening tersebut tertera dengan jelas informasi nasabah yang sebenarnya sangat rahasia. Mulai dari nama, nomor rekening, dan riwayat transaksi. Ia terkejut karena peredaran data seperti ini seolah-olah hal biasa di India.

"Privasi benar-benar hanya lelucin di India," lanjutnya.

Penemuan yang tidak biasa ini langsung menarik perhatian netizen lain di media sosial. Tidak sedikit yang menyatakan keprihatinan tentang bagaimana dokumen perbankan rahasia dapat berakhir digunakan sebagai bungkus makanan kaki lima yang sekali pakai.

Di sisi lain, insiden ini juga memicu kekhawatiran tentang standar kebersihan seputar kemasan makanan kaki lima.

Seorang netizen berkomentar, "Saya pernah mendengar hal ini terjadi juga dengan laporan medis. Mungkin kita perlu mulai merekrut penjual bhel puri sebagai agen RAW (Badan intelijen India).

Tak Ada Privasi! Jajanan 3 Ribuan di India Dibungkus Kertas Mutasi Rekening(Gambar hanya ilustrasi) Seharusnya jajanan kaki lima India itu bentuknya seperti ini. Foto: X/@Sudhanshu Ambhore

"Saya sedang mencari sesuatu di Google, dan saya menemukan detail gaji karyawan Union Bank selama beberapa tahun terakhir untuk seluruh Zona," komentar netizen lain yang menunjukkan jika data privasi seseorang di India cukup dipertanyakan.

Selain fokus terhadap aspek privasi, seorang netizen bergurau tentang camilan itu sendiri. Ia malah salah fokus karena menurutnya camilan di unggahan tersebut bukan bhel puri melainkan hanya chirmure + biskuit.

"FYI (for your information): Ini sama sekali bukan bhel. Ini hanya chirmure + biskuit. Penjual itu menipu Anda," jelas netizen tersebut.

Beberapa netizen juga berspekulasi tentang bagaimana laporan tersebut bisa sampai di luar sistem perbankan. Salah satu netizen memastikan jika laporan tersebut bukan dari kantor cabang, melainkan hasil yang diunduh sebagai PDF dari pemegang rekening melalui aplikasi online.

"Laporan yang diberikan oleh cabang terlihat sangat berbeda," ujar netizen ini.


(aqr/adr)