Nostalgia Foodies! 5 Tempat Makan Viral yang Berujung Tutup di Indonesia

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jakarta -

Popularitas tidak menjamin sebuah usaha kuliner bertahan lama. Banyak yang dulunya hits, kini tinggal jadi kenangan. Contohnya 5 gerai makanan ini yang sudah tutup di Indonesia.

Setiap usaha pasti pernah mengalami naik turun penjualan. Di awal kemunculannya, beberapa gerai makanan mungkin dapat merebut perhatian banyak orang. Namun, tidak menutup kemungkinan beberapa menyerah dan tidak mampu bertahan.

Bahkan popularitas atau keviralan tidak menjamin usaha kuliner tersebut bisa mempertahankan posisinya. Contohnya beberapa gerai makanan di Indonesia yang dulunya sempat viral dan memiliki banyak peminat, tetapi sekarang tinggal kenangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akhir-akhir ini di media sosial banyak netizen mengenang kembali gerai makanan populer yang sudah tutup itu. Mereka rindu makan dan minum di sana. Beberapa juga sangat menyayangkan karena belum menemukan alternatif makanan yang serupa.

Berikut 5 gerai makanan hits yang sudah tutup di Indonesia :

1. Fish n Co

Fish n Co.Fish n Co menjadi salah satu tempat makan hits yang tutup di Indonesia. Foto: detikcom/Riska Fitria

Kabar penutupan restoran Fish n Co sempat mengejutkan banyak foodies. Restoran ini berhenti beroperasi pada 31 Desember 2022 lalu.

Fish n Co merupakan restoran seafood asal Singapura yang mulai masuk ke Indonesia di tahun 2003. Lalu di tahun 2016, mereka mulai mengembangkan bisnis hingga melakukan penggantian suasana.

Dulu, Fish n Co yang dioperasikan oleh GF Culinary berhasil membuka total sekitar 20 gerai yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Surabaya, Bali, Medan, dan lain sebagainya.

Menu andalan mereka adalah Fish and Chips dengan kreasi dari berbagai negara, mulai dari New York hingga Bali. Seporsinya disajikan dengan saus andalan dan juga kentang goreng atau nasi khas Spanyol yang warnanya kuning.

Jelang tutup, restoran seafood ini pun langsung ramai antrean hingga waktu tunggu pemesanan makannya sampai 1 jam!

2. Bonchon Chicken

Restoran di Indonesia yang sudah tutupBonChon juga tempat makan hits di Indonesia yang kini tinggal kenangan. Foto: Instagram @_tacco

Restoran cepat saji internasional asal Korea Selatan ini juga sempat hits di Indonesia. Mereka terkenal dengan ayam goreng khas Korea yang renyah dengan bumbu meresap.

Ayamnya lalu disajikan dengan saus khas berbagai varian rasa, seperti rasa pedas (spicy) atau soy garlic. Selain ayam goreng, restoran ini juga punya menu masakan Korea lainnya, seperti bulgogi, japchae, hingga tteokbokki.

Restoran ini pun sempat menjadi tren kuliner yang sangat diminati, khususnya pada periode 2012-2015. Sayangnya, restoran tersebut melakukan re-branding menjadi Chick n Roll.

Alasannya karena merek BonChon agak sulit memperoleh sertifikasi halal. Di sisi lain, manajemen ingin melakukan penetrasi market ke pasar yang lebih besar, yakni pasar Muslim dengan menyajikan makanan halal.

Banyak yang menyayangkan pergantian tersebut lantaran cita rasa yang ditawarkan oleh Chick n Roll berbeda dengan BonChon.

3. Seven Eleven

Restoran di Indonesia yang sudah tutupSeven Eleven dulunya juga menjadi tempat nongkrong hits tetapi sudah tutup di tahun 2017. Foto: Google Review / Gayuh Tri Satria

Kehadiran 7-Eleven di Indonesia sempat disambut antusias. Gerai dengan konsep convenience store itu dulunya sering menjadi tempat nongkrong anak muda.

Beberapa jajanan yang terkenal di 7-Eleven adalah Slurpee atau minuman es serut dengan aneka rasa, Big Bite Hot Dog yang bisa ditambah saus dan topping sepuasnya, hingga saus keju khas Sevel.

Sayangnya gerai 7-Eleven telah resmi ditutup di seluruh Indonesia pada Juni 2017 lalu.

4. Lotteria

Lotteria merupakan jaringan restoran cepat saji terkemuka asal Korea Selatan. Merek ini sempat bertumbuh pesat hingga masuk ke Indonesia.

Mereka menawarkan menu siap saji yang memadukan makanan Korea dengan Barat, termasuk burger, ayam goreng, chicken wings, kentang goreng, salad, hingga yogurt.

Namun, Lotteria Indonesia kini tinggal menjadi kenangan. Pasalnya restoran cepat saji tersebut mulai menutup seluruh gerainya secara permanen pada 29 Juni 2020 setelah sembilan tahun beroperasi.

Penyebab utamanya adalah kinerja bisnis yang tidak membaik, lalu diperparah oleh pandemi Covid-19.

5. Jolibee

Restoran cepat saji asal Filipina, Jolibee juga pernah digemari masyarakat Indonesia. Saat ini mereka tidak lagi beroperasi setelah gerai terakhirnya di Mal Kelapa Gading ditutup pada tahun 2004.

Restoran ini dikenal menawarkan hidangan ayam goreng yang memadukan sentuhan Amerika dengan selera lokal Filipina. Menu utamanya adalah Chickenjoy dengan saus gravy cokelat yang khas.

Meskipun sudah lama tutup, awal April 2026 sempat muncul rumor rencana pembukaan Jolibee di Lippo Mall Puri, Jakarta. Namun, belum ada tanggal resmi atau kepastian kapan Jolibee kembali dibuka di Indonesia.

(aqr/adr)