Nova Arianto Panggil Tujuh Pemain Diaspora untuk Piala AFF U&19 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto merancang pemanggilan tujuh pemain diaspora, termasuk Matthew Baker, sebagai persiapan menghadapi turnamen Piala AFF U-19 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Medan pada 1-14 Juni mendatang. Pengumuman ini disampaikan Nova di Jakarta pada Rabu (29/4/2026) bersamaan dengan rencana pemusatan latihan di Yogyakarta.

Sesi latihan intensif di Yogyakarta tersebut akan berlangsung selama 18 hari, mulai 10 hingga 28 Mei 2026. Fokus utama dari kegiatan ini adalah penguatan fondasi fisik para pemain muda sebelum mereka bertolak menuju lokasi pertandingan di Sumatera Utara.

"Direncanakan ada 7 pemain diaspora yang akan kami panggil dan kanu akan lihat situasinya," kata Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-20.

Kehadiran Matthew Baker menjadi perhatian khusus dalam daftar pemain keturunan yang masuk dalam radar tim kepelatihan. Nova menjelaskan bahwa sang pemain akan segera beralih fokus ke skuad U-20 setelah menyelesaikan tugasnya di ajang Piala Asia U-17.

"Termasuk Matthew Baker yang setelah nanti di AFC (Piala Asia U-17) akan bergabung dengan Timnas U-20. Dan kami lihat siapa-siapa pemain yang akan bergabung nanti di AFF U-19," ujar Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-20.

Eks asisten Shin Tae-yong tersebut juga menyoroti perbedaan kualitas dan kedewasaan bermain pada level usia U-20. Menurutnya, pengalaman bertanding di level internasional sangat krusial bagi perkembangan anak asuhnya dibandingkan dengan kompetisi domestik.

"Tantangannya hampir sama ya, tetapi saya lihat pemain-pemain di U-20 lebih secara permainan sangat-sangat dewasa dan lebih-lebih baiklah. Lebih baik dan harapannya mereka lebih bisa berkembang lagi," tutur Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-20.

Uji coba internasional dipandang sebagai elemen penting dalam mematangkan kesiapan tim. Hal ini bertujuan agar Garuda Muda memiliki mental dan taktik yang lebih mapan saat memasuki babak kualifikasi di masa mendatang.

"Karena kita bisa tahu secara pertandingan internasional dengan pertandingan di dalam negeri pastinya sangat berbeda. Dan saya pikir pemain butuh uji coba secara internasional agar mereka bisa lebih siap nanti di kualifikasi yang akan datang," ucap Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-20.

Terkait teknis pelaksanaan latihan, Nova menyatakan bahwa program di Yogyakarta merupakan replikasi dari metode yang pernah ia terapkan sebelumnya. Berdasarkan informasi dari Kompas.com, lokasi tersebut terbukti ideal dalam membangun ketahanan fisik pemain.

"Kami rencanakan akan memulai training camp di tanggal 10 sebagai persiapan kita menuju ke Piala AFF U19. Total ada sekitar 18 hari menuju ke AFF," kata Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-20.

Keputusan menetapkan Yogyakarta sebagai titik awal persiapan didasari oleh efektivitas program serupa saat menangani Timnas U-17. Fokus awal pada ketahanan fisik diharapkan menjadi modal kuat sebelum pemain beradaptasi dengan atmosfer pertandingan.

"Yogyakarta adalah bagaimana kami di awal ingin membentuk secara fondasi fisik pemain dan mungkin itu yang dari timnas U17 kami persiapan sebelum kami menuju Piala Dunia dan itu kami akan ulangi lagi untuk persiapan kita di timnas U20," ungkap Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-20.

Setelah merampungkan pemusatan latihan di Yogyakarta, skuad akan langsung menuju Medan lima hari sebelum turnamen dimulai. Dilansir dari Kompas.com, tiga lokasi yang dipersiapkan untuk ajang ini meliputi Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Mini Pancing.

"Lima hari sebelum Piala AFF U19 kami baru akan bergeser ke Medan," jelas Nova Arianto, Pelatih Timnas Indonesia U-20.

PSSI saat ini masih menunggu hasil pengundian fase grup yang akan dilaksanakan pada 8 Mei mendatang. Indonesia datang ke turnamen tahun ini dengan status juara bertahan setelah sebelumnya berhasil mengalahkan Thailand 1-0 di laga final edisi terakhir.