Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Himbara agar memberikan akses pembiayaan atau kredit bagi masyarakat kecil, khususnya untuk buruh, petani dan nelayan dengan bunga 5 persen.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan arahan tersebut dinilai bisa dimanfaatkan sebagai bisnis oleh bank dengan menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan juga masyarakat yang belum tersentuh perbankan atau unbankable.
“Program Kredit Rakyat yang diinisiasi pemerintah dinilai sangat baik, dapat dimanfaatkan oleh bank sebagai kesempatan bisnis yang berkelanjutan sehingga masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah dan unbankable dapat merasakan manfaatnya secara berkesinambungan,” kata Dian dalam keterangan tertulis, dikutip pada Minggu (17/5).
Meski begitu, Dian menuturkan bank perlu meningkatkan kualitas tata kelola dan manajemen risiko yang baik dalam menjalankan program yang menjadi arahan Prabowo tersebut.
“Dalam mengantisipasi potensi risiko kredit dari program tersebut, OJK mendorong penguatan pengawasan serta pelaksanaan stress test secara berkala untuk memastikan ketahanan permodalan dan kualitas aset tetap terjaga di berbagai skenario ekonomi,” ujar Dian.
Selain itu, Dian juga mengimbau agar bank tetap melakukan pencadangan yang memadai sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk mengantisipasi potensi kerugian kredit, serta tetap menerapkan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, and Condition of Economy) dalam proses penyaluran kredit. Hal itu agar kualitas pembiayaan tetap terjaga.
“OJK juga akan senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah dan stakeholders lainnya agar pelaksanaan Program Kredit Rakyat tepat sasaran dan termitigasi dengan baik, serta berjalan secara sehat dan berkelanjutan,” kata Ogi.
Sebelumnya, Prabowo berniat memperbaiki akses pembiayaan bagi masyarakat kecil, khususnya untuk buruh, petani dan nelayan, dengan menurunkan bunganya.
Prabowo menyoroti kondisi selama ini masyarakat kecil kerap menghadapi bunga pinjaman yang sangat tinggi. Dia menilai situasi itu memberatkan dan tidak berpihak kepada mereka
“Saudara-saudara sekalian selama ini rakyat kecil kalau pinjam uang bunganya luar biasa gilanya,” ujar Prabowo, di hadapan para buruh saat aksi May Day di Monas, Jakarta, Jumat (1/5).
“Orang kecil pinjam uang bunganya bisa 70 persen setahun. Saya sudah perintahkan bank-bank milik Republik Indonesia sebentar lagi kita akan kucurkan kredit untuk rakyat maksimal 5 persen satu tahun,” tambahnya.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·