Jakarta (ANTARA) - Merek otomotif asal Jerman, Opel dikabarkan melakukan pemindahan sebagian pekerjaan rekayasa ke China sekaligus memberi sinyal kehadiran SUV listrik baru yang berkolaborasi dengan perusahaan otomotif China, Leapmotor.
Dilaporkan ArenaEV pada Minggu waktu setempat, Opel menyebut model tersebut sebagai compact SUV atau SUV berukuran menengah dengan ground clearance lebih tinggi.
Sebelumnya, Opel mengumumkan pemangkasan 650 pekerjaan teknik di kantor pusatnya di Rüsselsheim, Jerman.
Baca juga: Stellantis-Leapmotor perluas kolaborasi hingga produksi ke Madrid
Di saat bersamaan, Opel menyiapkan SUV baru yang akan menggunakan komponen dan teknologi dari Leapmotor. Langkah tersebut menandai arah baru Opel yang memadukan desain Jerman dengan perangkat teknologi asal China.
Meski platform dan teknologi utamanya berasal dari China, tim desain Opel di Jerman memastikan model itu tetap memiliki identitas khas Opel.
Mobil tersebut akan mengusung fascia depan “Opel Vizor” yang tampil menyerupai panel hitam halus dengan lampu LED terintegrasi. Desainnya diperkirakan tampil sporty dengan pelek besar dan overhang depan-belakang yang pendek.
Baca juga: Opel Grandland tawarkan mobil keluarga dengan efisiensi terbaik
Stellantis selaku induk usaha Opel sebelumnya telah mengakuisisi 21 persen saham Leapmotor yang memberikan hak kepada Stellantis untuk memproduksi dan menjual teknologi Leapmotor di luar China.
Dengan memanfaatkan platform asal China, Opel dapat mengembangkan kendaraan listrik baru dengan waktu dan biaya yang lebih efisien.
SUV terbaru tersebut bahkan disebut dikembangkan dalam waktu kurang dari dua tahun.
Baca juga: Stellantis setop produksi di Eropa karena karyawan mogok
Meski detail lengkap kendaraan belum diumumkan, model anyar Opel itu diperkirakan memiliki basis yang mirip dengan Leapmotor B10.
SUV listrik asal China tersebut memiliki panjang 4.515 mm, sehingga posisi model Opel nantinya diperkirakan berada di antara Opel Frontera dan Opel Grandland.
Kendaraan tersebut dirancang sebagai mobil keluarga praktis dengan dimensi yang tetap ringkas untuk penggunaan harian di perkotaan.
Baca juga: Opel jadwalkan peluncuran Grandland akhir tahun ini
Leapmotor B10 menggunakan motor listrik tunggal bertenaga 160 kW atau sekitar 215 hp dan tersedia dengan dua pilihan baterai berkapasitas 56,2 kWh serta 67,1 kWh.
Dengan baterai terbesar, mobil itu mampu menempuh jarak sekitar 434 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Selain versi listrik murni, akan tersedia pula varian range extender yang menggunakan mesin bensin kecil untuk mengisi ulang baterai saat mobil berjalan, sehingga jarak tempuh totalnya diklaim bisa mencapai 900 kilometer.
Baca juga: Opel Corsa Moon II jadi mobil wisata di Bulan
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
- Tags
- Opel
- Opel Visor
- Leapmotor
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·