Palmeiras dijadwalkan menghadapi klub tradisional Paraguay, Cerro Porteño, dalam pertandingan pekan ketiga fase grup Copa Libertadores di Stadion La Nueva Olla, Asuncion, pada Rabu (29/4/2026) pukul 21.30 waktu setempat. Pertemuan ini krusial bagi kedua tim di Grup F guna memperebutkan posisi puncak klasemen.
Tim tamu saat ini menduduki peringkat kedua dengan koleksi empat poin, sementara Cerro Porteño membayangi di posisi ketiga dengan tiga poin. Dilansir dari laporan somosfanaticos.fans, grup ini dipimpin oleh Sporting Cristal, sedangkan Junior Barranquilla berada di posisi terbawah setelah mengalami rentetan hasil buruk.
Stadion General Pablo Rojas atau La Nueva Olla yang menjadi lokasi pertandingan merupakan arena paling modern di Paraguay. Gazeta Esportiva melaporkan bahwa stadion ini sedang dalam proses implementasi teknologi pengenalan wajah untuk keamanan menyusul insiden kekerasan suporter di liga domestik beberapa waktu lalu.
CEO Imply, Tironi Paz Ortiz, menjelaskan manfaat teknologi yang juga telah diterapkan di berbagai stadion di Brasil tersebut dalam upaya memberantas calo tiket.
"O facial tem sido fundamental no combate ao cambismo, que até então estrangulava os torcedores com preços exorbitantes. Conseguimos tornar os ingressos únicos e intransferíveis, vinculados ao rosto do titular, inviabilizando qualquer ação do cambista. As fraudes caíram drasticamente e a entrada nas arenas melhorou muito" kata Tironi Paz Ortiz, CEO Imply.
Pihak penyelenggara menekankan bahwa penggunaan sistem ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan penonton dan integritas akses masuk ke dalam stadion.
Laga ini juga menjadi momen penting bagi gelandang Palmeiras, Maurício, yang berupaya mengamankan tempat di Tim Nasional Paraguay menjelang Piala Dunia. Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, memberikan perhatian khusus pada kemampuan pemain naturalisasi tersebut dalam mengendalikan permainan.
"No caso do Mauricio, ele é um jogador que de repente nos dá essa capacidade de organizar o jogo que talvez o Paraguai não tenha, porque o Paraguai não tem organizador nato. Temos bons jogadores, mas não temos um que controle o ritmo da equipe" kata Gustavo Alfaro, Pelatih Paraguay.
Maurício mengaku sangat antusias dengan proses pemanggilannya ke tim nasional dan dukungan yang ia terima dari rekan setimnya di level klub.
"Foi um sonho realizado, uma emoção muito grande desde o momento em que eu fiquei sabendo que eu tinha sido convocado. Foram duas semanas até realmente eu viajar, até sentir o frio na barriga, toda a ansiedade que é sempre normal na nossa vida" ujar Maurício, Pemain Palmeiras.
Pemain tersebut menambahkan bahwa ia terus belajar beradaptasi dengan lingkungan tim nasional, termasuk mempelajari bahasa setempat demi kelancaran komunikasi di lapangan.
"Venho fazendo aula para aprimorar cada vez mais o meu espanhol. É claro que, morando no Brasil, aqui falamos sempre português, mas sempre com os gringos eu tento praticar cada vez mais. Consigo me virar bem, na seleção eu consegui me comunicar tranquilamente" tutur Maurício, Pemain Palmeiras.
Meski memiliki tantangan bahasa, Maurício merasa proses pembelajarannya berjalan baik berkat bantuan dari keluarga dan rekan-rekannya di skuad Paraguay.
"Claro que o guarani é um pouco mais difícil, mas eu venho aprendendo, meu pai fala perfeitamente e venho aprendendo com ele e com a rapaziada na seleção. Com o Sosa e o Gómez aqui sempre acabo aprendendo algumas palavras. É seguir crescendo, aprendendo e evoluindo" pungkas Maurício, Pemain Palmeiras.
Palmeiras memiliki rekor impresif di stadion ini dengan menyapu bersih empat kemenangan dalam kunjungan terakhir mereka tanpa kebobolan satu gol pun. Tuan rumah diprediksi mengandalkan pemain berpengalaman seperti Pablo Vegetti dan Gatito Fernández untuk mematahkan dominasi klub asal Brasil tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·