Parma memastikan diri tetap bertahan di kasta tertinggi Liga Italia setelah mengalahkan Pisa dengan skor 1-0 di Stadion Tardini pada Sabtu, 25 April 2026. Gol penentu kemenangan dicetak oleh pemain pengganti, Elphege, melalui sontekan jarak dekat pada babak kedua.
Hasil ini membawa Parma mengoleksi 42 poin dan secara matematis aman dari ancaman turun kasta. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Pisa tertahan di dasar klasemen dengan 18 poin dan terancam degradasi jika Lecce berhasil mengalahkan Hellas Verona pada laga berikutnya.
Pemain Parma, Cuesta, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tim dalam menghadapi musim yang penuh tantangan. Keberhasilan ini dianggap sebagai hadiah bagi seluruh elemen klub yang telah bekerja keras selama satu musim penuh.
"Ho dovuto imparare da zero, bello raggiungere questo traguardo" kata Cuesta, Pemain Parma.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan bertahan di Serie A merupakan kebahagiaan besar bagi para pendukung setia dan seluruh staf klub. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat membantu proses perkembangan para pemain di lapangan.
"Per me salvarsi significa felicità per i tifosi, per la società, per tutti i dipendenti che lavorano tantissimo per aiutarci a crescere" ujar Cuesta, Pemain Parma.
Di sisi lain, Gian Piero Gasperini membawa Roma meraih kemenangan krusial 2-0 atas Bologna di Stadion Dall'Ara pada hari yang sama. Gol dari Malen dan El Aynaoui membawa klub ibu kota tersebut kini hanya terpaut dua poin dari zona kualifikasi Liga Champions.
"Ringrazio la società che ha sempre dimostrato grande fiducia" kata Gian Piero Gasperini, Pelatih Roma.
Gasperini menegaskan bahwa hubungan antara manajemen klub dan para suporter adalah fondasi utama bagi kekuatan tim. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri periode sulit yang dialami Roma dalam beberapa pekan terakhir.
"Al centro della Roma ci sono tifosi e società. Questa è una cosa indissolubile" ujar Gian Piero Gasperini, Pelatih Roma.
Sementara itu, bek Juventus, Bremer, mengomentari persaingan memperebutkan tiket Liga Champions musim depan. Ia menilai pertandingan melawan AC Milan akan menjadi titik penentu bagi langkah timnya di sisa kompetisi.
"Champions? Se battiamo il Milan è quasi fatta, la Juve sta galleggiando da troppo tempo" kata Bremer, Pemain Juventus.
Pemain asal Brasil tersebut menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah mengamankan posisi di klasemen sebelum berbicara mengenai target gelar juara. Ia juga menyoroti pentingnya perpanjangan kontrak beberapa pemain kunci dan pelatih.
"Bisogna puntare allo scudetto ma adesso è presto per parlarne, vedremo anche che mercato farà la società. Intanto sono stati fatti rinnovi importanti come Yildiz, McKennie e quello di mister Spalletti" ujar Bremer, Pemain Juventus.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·