Partai Demokrat Salurkan Bantuan Sembako di Gereja Santo Servatius Bekasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Organisasi sayap Partai Demokrat, Kuda Biru Project, menyelenggarakan aksi bakti sosial dengan membagikan paket bantuan kepada warga di Gereja Santo Servatius, Kampung Sawah, Kota Bekasi, pada Kamis (14/5/2026). Kegiatan ini digelar guna memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan di sekitar lingkungan gereja.

Sebagaimana dilansir dari Detikcom, penyaluran bantuan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Eksekutif Partai Demokrat, Sigit Raditya, dan Ketua Kuda Biru Project, Merry Riana. Kedatangan rombongan disambut oleh pimpinan Paroki Gereja Santo Servatius, Romo Yohanes, di kawasan yang dikenal dengan tingkat toleransi beragamanya yang tinggi.

Sigit Raditya menjelaskan bahwa aksi sosial ini dilaksanakan atas instruksi langsung dari jajaran pimpinan pusat partai. Penyaluran sembako difokuskan bagi jemaat gereja serta warga setempat yang tinggal di wilayah Kampung Sawah.

"Kebetulan pada hari ini bertepatan dengan Kenaikan Yesus Kristus, kita melaksanakan kegiatan bakti sosial dalam bentuk pemberian sembako bagi warga yang ada di sekitar gereja dan juga jemaat dari gereja paroki ini," jelas Sigit di Gereja Santo Servatius, Kampung Sawah, Kota Bekasi, Kamis (14/5/2026).

Ketua Panitia tersebut menegaskan bahwa langkah ini mendapatkan dukungan penuh dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran partai di tengah peringatan hari besar keagamaan.

"Ini merupakan sebuah inisiatif yang merupakan arahan dan juga perintah dari Ketua Umum kami, Mas Agus Harimurti Yudhoyono, dan juga atas restu dari Dewan Pembina atau Majelis Partai yaitu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono," kata dia.

Pihak penyelenggara berharap kehadiran mereka dapat mempererat hubungan silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat di Bekasi. Bantuan ini juga dimaksudkan untuk mendukung program kesejahteraan sosial di tingkat lingkungan terkecil.

"Partai Demokrat sungguh ingin menjadi bagian dari Bapak dan Ibu semuanya ya, dalam pembangunan, kesejahteraan, dan program-program sosial yang ada di sini dan di lingkungan. Tentunya dengan kehadiran kami pada hari ini, mudah-mudahan bisa menyambung kembali silaturahmi, ya Romo," ujar Sigit.

Selain memberikan bantuan, Sigit menyampaikan kekagumannya terhadap kerukunan antarumat beragama di Kampung Sawah. Ia menyoroti letak gereja yang berdampingan dengan masjid sebagai simbol harmonisasi yang kuat.

"Kami bertemu dengan pimpinan masjid dan yayasan, Masjid Agung ya di sana, yaitu Abah KH Rahmadi Afif. Nah, tadi beliau juga menyampaikan salam hormat buat Romo. Kami juga laporan, kami melaksanakan kegiatan di sini, beliau sangat terkesan," tutur Sigit.

Pesan mengenai kerukunan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia. Sigit mendapatkan apresiasi dari tokoh agama setempat mengenai konsistensi dalam menjaga persaudaraan.

"Dan beliau juga menyampaikan hal yang sama, Pak Yakob. Kerukunan umat beragama di Kampung Sawah ini luar biasa dan patut menjadi contoh bagi kerukunan umat beragama di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Ketua Kuda Biru Project, Merry Riana, memerinci bahwa terdapat 300 warga prasejahtera yang menerima paket bantuan. Sasaran utama penerima manfaat adalah mereka yang sebelumnya sempat terdampak bencana alam angin puting beliung.

"Kami memberikan bantuan khususnya kepada 300 warga prasejahtera termasuk juga warga Bekasi yang kemarin terdampak musibah puting beliung. Jadi mereka semua ada di sini dan semoga kehadiran kami, bantuan yang kami berikan sungguh-sungguh bisa bermanfaat. Kehadiran kami ini semoga bisa terus memberikan manfaat," tutur Merry Riana.

Adapun paket yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan mie instan. Selain kebutuhan pangan, organisasi ini juga memberikan perlengkapan ibadah untuk mendukung sisi spiritualitas warga.

"Bukan hanya membawa sembako, kami juga membawa ada lilin dan juga rosario yang akan dibagikan. Karena kami sungguh-sungguh percaya bahwa ya, kami karena percaya hidup itu bukan hanya tentang apa yang masuk di dalam raga kita, tapi juga apa yang masuk ke dalam jiwa kita. Hidup itu bukan hanya tentang nasi saja, tapi tentang doa, iman, dan harapan. Dan itulah yang semoga bisa kami bawa di sini, apa pun juga kepercayaan kita, doa dan harapan itu sungguh sangat penting," pungkasnya.

Setelah prosesi pembagian bantuan selesai, Sigit Raditya dan Merry Riana diajak berkeliling melihat arsitektur Gereja Santo Servatius. Mereka juga meninjau dinding sejarah yang menggambarkan perjalanan komunitas Kristen Betawi di wilayah tersebut.