Patrice Evra Sedih Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City

Sedang Trending 48 menit yang lalu

Mantan bek Manchester United, Patrice Evra, merasa sedih setelah mendengar kabar Pep Guardiola meninggalkan Manchester City. Kepergian manajer asal Spanyol tersebut sekaligus memicu peringatan dari Evra yang ditujukan kepada para pendukung Setan Merah.

Dikutip dari Detik Sport, Guardiola menyudahi masa baktinya yang berjalan selama 10 tahun penuh kesuksesan di Etihad Stadium. Selama menukari Manchester City, ia sukses menyumbang 20 trofi dan membawa klub meraih pencapaian tertinggi lewat torehan treble.

Langkah kaki Guardiola dari Man City dinilai menjadi angin segar bagi para pesaing di Premier League, termasuk Manchester United. Sejak kedatangan Guardiola pada 2016, Setan Merah kesulitan bersaing dalam perebutan takhta liga dan hanya mengemas tiga piala domestik, yakni dua Carabao Cup dan satu Piala FA.

Kendati demikian, Evra mengingatkan pendukung Manchester United agar tidak bersenang-senang terlalu cepat. Struktur organisasi yang kokoh membuat sang tetangga diprediksi tidak akan mengalami penurunan performa secara drastis dalam waktu dekat.

"Saya sedih. Saya sedih karena dia itu manajer. Saya sangat menghormati atas apa yang sudah dia berikan. Tidak, saya akan memberikan perpisahan kepada dia,"

Mantan pemain internasional Prancis tersebut juga menilai ketangguhan sistem internal klub berada di atas segalanya.

"Kenapa saya harus merasa senang? Karena struktur klubnya lebih tangguh daripada pemain manapun dan manajer manapun. Jadi kalian tak usah merayakannya. Yang pertama, jangan merayakannya terlalu cepat. Terus terang saya tidak melihat Man City akan jatuh,"

Saat ini manajemen Manchester City tengah bergerak aktif mencari figur baru guna mengisi kursi kepelatihan yang kosong. Eks juru taktik Leicester City dan Chelsea, Enzo Maresca, kini mencuat sebagai kandidat paling kuat untuk menjadi penerus.