Ular King Cobra (Ophiophagus hannah) yang sempat ditemukan berada di Kantor BRIN Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil dievakuasi. Video proses evakuasi itu beredar di media sosial.
Ular sepanjang sekitar empat meter itu dievakuasi oleh pegiat reptil asal Tangsel bernama Teguh.
Teguh mengatakan, ular tersebut pertama kali terlihat di area halaman BRIN. Reptil berbisa itu kemudian sempat masuk ke lobi kantor sebelum akhirnya bersembunyi di dalam toilet.
Saat kejadian, Teguh mengaku sedang berada di rumah temannya. Ia lalu dihubungi untuk membantu proses evakuasi ular king kobra tersebut.
“Kemudian ada teman saya yang hubungin, memang saya kan sering evakuasi-evakuasi (reptil) gitu,” kata Teguh, Rabu, (13/5).
Setelah menerima informasi itu, Teguh langsung meminta agar pintu toilet ditutup supaya ular tidak berpindah tempat dan membahayakan orang di sekitar.
Menurutnya, menangani ular berbisa membutuhkan pemahaman terhadap karakter hewan tersebut. Terlebih, ular berukuran besar cenderung agresif saat merasa terancam.
“Kita harus tahu karakternya, ‘oh ini ternyata jarak serangannya itu sampai tiga kali loncatan’ berarti kita harus jaga jarak, kita tahu karakternya gitu,” tuturnya.
Teguh menjelaskan, proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan karena ular berada di ruang sempit dan bersikap agresif. Bahkan, bagian kepala ular sudah sempat berdiri. Ia siap mematuk lawannya.
Dengan bantuan peralatan yang telah disiapkan, ular akhirnya berhasil diamankan setelah proses evakuasi berlangsung sekitar 20 menit.
“Kurang lebih 15 atau 20 menit, kurang lebihnya ya. Karena memang posisi kan di dalam toilet,” ungkapnya.
Teguh menceritakan, ini bukan pertama kalinya mengevakuasi ular di area BRIN. Sebelumnya, Teguh bersama petugas keamanan setempat juga beberapa kali mengevakuasi ular dari kawasan tersebut.
Setelah berhasil diamankan, ular king kobra itu kemudian dibawa ke rumahnya untuk dipelihara.
“Dibawa ke rumah saya pribadi ada kandangnya memang,” pungkasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·