Pelni siap jadi mitra kapal pesiar internasional berlayar di Indonesia

Sedang Trending 48 menit yang lalu
Pelni berkomitmen untuk menjadi mitra strategis yang andal dalam mendukung seluruh kegiatan pelayaran internasional di Indonesia

Jakarta (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menegaskan kesiapan menjadi mitra kapal pesiar internasional melalui layanan keagenan kapal profesional, setelah sukses mendukung operasional kapal pesiar MV Odyssey di Indonesia.

"Pelni berkomitmen untuk menjadi mitra strategis yang andal dalam mendukung seluruh kegiatan pelayaran internasional di Indonesia," kata Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Pelni melalui layanan keagenan kapal sukses mendukung operasional kapal pesiar MV Odyssey selama berada di Indonesia.

Kapal pesiar berukuran 24.344 Gross Tonnage (GT) dengan panjang 194 meter dan 274 penumpang tersebut pertama kali memasuki wilayah Indonesia melalui Pulau Komodo pada 25 April 2026, setelah berlayar dari Dili, Timor-Leste.

Selama pelayarannya di Indonesia, MV Odyssey menyinggahi sejumlah pelabuhan, antara lain Pelabuhan Benoa di Denpasar, Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, dan Pelabuhan Tanjung Mas di Semarang.

Untuk mendukung kelancaran operasional kapal, Pelni memberikan layanan full port agency yang mencakup pengurusan dokumen kapal bersama instansi terkait, penyediaan paket wisata di Pulau Komodo, hingga layanan shuttle bus bagi penumpang di Surabaya dan Semarang.

Baca juga: Pelni pastikan perbaiki rumah warga tertabrak kapal di Maluku

Baca juga: Pelni catat layani 652.271 penumpang selama Angkutan Lebaran 2026

Ditto menyatakan dukungan Pelni terhadap kapal pesiar MV Odyssey memperkuat peran perusahaan BUMN itu dalam mendukung industri pariwisata bahari nasional.

Sekaligus menjadi bukti kesiapan perusahaan dalam memberikan layanan keagenan kapal yang profesional bagi kapal-kapal nasional maupun internasional, khususnya kapal pesiar.

“Kami siap memberikan dukungan menyeluruh mulai dari pengurusan dokumen, kebutuhan operasional kapal, hingga layanan hospitality bagi penumpang, sehingga aktivitas kapal pesiar internasional selama berada di Indonesia dapat berjalan lancar, aman dan tepat waktu” ujar Ditto.

Selain layanan operasional kapal, perusahaan juga berkolaborasi dengan PT Lamong Energi Indonesia (LEGI) dalam penanganan pembuangan greywater dari MV Odyssey sebanyak 400 ton di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang.

Ditto menuturkan hal itu sebagai bagian dari dukungan terhadap operasional kapal yang sesuai dengan standar layanan dan pengelolaan lingkungan di pelabuhan.

Ia menambahkan pihaknya terus memperkuat kapabilitas dan kualitas layanan untuk menjadi mitra yang andal bagi kapal-kapal internasional di berbagai pelabuhan di Indonesia.

Sebagai perusahaan pelayaran nasional, tambah Ditto, Pelni terus memperkuat layanan full port agency dan layanan logistik serta operasional kapal internasional di berbagai pelabuhan Indonesia.

"Kami siap menjadi mitra strategis bagi industri kapal pesiar untuk mendukung target pemerintah dalam pengembangan pariwisata dan perekonomian nasional,” tambah Ditto.

Pelni juga terus mengembangkan layanan keagenan yang profesional dan efisien, guna memperkuat peran Indonesia sebagai negara maritim yang semakin kompetitif di kawasan Asia Tenggara.

Baca juga: Pelni catat realisasi diskon tiket 30 persen capai 467.662 penumpang

Baca juga: Pelni catat 18.253 penumpang berangkat dari Priok selama Lebaran 2026

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.