Masyarakat kini memiliki peluang untuk mengamankan instrumen investasi syariah yang dikelola negara. Penawaran investasi Sukuk Tabungan seri ST016 masih dibuka oleh pemerintah hingga 3 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.
Dikutip dari Money, instrumen Surat Berharga Negara (SBN) ritel berbasis syariah ini menjadi salah satu pilihan investasi yang banyak dilirik. Produk keuangan ini menawarkan kupon bulanan dan dijamin penuh oleh pemerintah.
Proses pemasaran ST016 dilakukan secara online melalui mitra distribusi resmi yang ditunjuk pemerintah. Investor bisa membeli produk ini mulai dari Rp 1 juta tanpa perlu datang ke kantor cabang bank.
Bagi masyarakat yang ingin mulai membangun passive income dengan risiko relatif rendah, ST016 dinilai menarik. Produk ini memberikan pembayaran kupon rutin setiap bulan yang ditransfer langsung ke rekening investor.
Pemerintah menawarkan dua pilihan tenor pada investasi ST016. Pilihan tersebut terdiri dari seri ST016T2 dengan tenor 2 tahun dan seri ST016T4 yang memiliki tenor 4 tahun.
Tingkat kupon ST016 atau imbal hasil ditawarkan berbeda untuk setiap seri. Seri ST016T2 memberikan imbal hasil 6,05 persen per tahun, sedangkan seri ST016T4 menawarkan 6,25 persen per tahun.
Kupon ST016 menggunakan skema floating with floor. Artinya, imbal hasil bisa naik mengikuti kenaikan suku bunga acuan, tetapi tidak akan turun di bawah batas minimal yang sudah ditetapkan sejak awal.
Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 10 setiap bulan. Sementara itu, untuk pembayaran kupon perdana dijadwalkan jatuh pada tanggal 10 Juli 2026.
Dengan skema kupon tersebut, investor bisa memperoleh pemasukan rutin bulanan. Hasil keuntungan berjalan secara otomatis tanpa harus aktif melakukan transaksi jual beli investasi di pasar.
Tata Cara Pembelian ST016 secara Online
Pembelian Sukuk Tabungan ST016 dilakukan secara online melalui bank maupun platform investasi yang menjadi mitra distribusi resmi pemerintah. Prosesnya terbagi menjadi beberapa tahapan.
Tahap pertama adalah registrasi akun. Calon investor perlu membuat akun di platform mitra distribusi pilihan dengan menyiapkan Single Investor Identification (SID), rekening dana, dan rekening surat berharga.
Bagi investor yang belum memiliki SID, proses pembuatannya umumnya dapat dilakukan langsung melalui platform investasi yang digunakan. Langkah berikutnya adalah melakukan pemesanan.
Setelah akun aktif, investor bisa mulai memesan ST016 melalui sistem yang tersedia di aplikasi atau website mitra distribusi. Minimal pembelian ST016 dimulai dari nominal Rp 1 juta.
Tahap ketiga adalah membayar pesanan. Jika pemesanan telah diverifikasi, sistem akan mengirimkan kode pembayaran yang bisa diselesaikan lewat ATM, teller bank, internet banking, dan mobile banking.
Investor perlu menyelesaikan pembayaran maksimal 3 jam setelah kode diterbitkan agar transaksi tidak dibatalkan otomatis. Tahap akhir adalah menerima bukti transaksi resmi.
Setelah pembayaran berhasil, investor akan memperoleh NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara), notifikasi completed order, dan bukti konfirmasi pembelian SBN ritel melalui email maupun aplikasi.
Fasilitas Pencairan Sebelum Jatuh Tempo
Meski ST016 tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, pemerintah tetap menyediakan fasilitas early redemption. Melalui fasilitas ini, investor dapat mencairkan maksimal 50 persen dana pokok sebelum jatuh tempo.
Jadwal pengajuan early redemption untuk seri ST016T2 ditetapkan pada 26 Mei–3 Juni 2027. Sementara untuk seri ST016T4, pengajuan pencairan awal dapat dilakukan pada 26 April–3 Mei 2028.
Daftar Mitra Distribusi Resmi ST016
Pemerintah menunjuk sejumlah institusi keuangan terpercaya sebagai mitra distribusi resmi. Pilihan perbankan yang melayani pembelian meliputi Bank Central Asia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Tabungan Negara.
Selain itu, terdapat PermataBank, HSBC Indonesia, Maybank Indonesia, OCBC Indonesia, DBS Indonesia, CIMB Niaga, Bank Danamon, UOB Indonesia, Bank Mega, SMBC Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank Muamalat Indonesia, dan Standard Chartered Indonesia.
Masyarakat juga bisa membeli melalui platform investasi dan sekuritas resmi. Beberapa di antaranya adalah Bahana Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Trimegah Sekuritas, Bareksa, Tanamduit, Bibit, dan BNI Sekuritas.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·