Hari Tasyrik menjadi bagian penting dalam rangkaian ibadah haji dan perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Setelah puncak haji berupa wukuf di Arafah, umat Islam akan memasuki Hari Raya Iduladha dan dilanjutkan dengan hari Tasyrik, seperti dilansir dari Detikcom.
Merujuk penjelasan Kementerian Agama (Kemenag), hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Hari Raya Iduladha, yakni tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah. Pada hari-hari tersebut, umat Islam masih diperbolehkan menyembelih hewan kurban bagi yang belum melaksanakannya pada 10 Zulhijah.
Dalam laman resmi Kemenag dijelaskan, kata "Tasyrik" berasal dari bahasa Arab "syarraqa" yang berkaitan dengan aktivitas menjemur atau mengeringkan daging di bawah sinar matahari. Pada masa dahulu, daging kurban diawetkan dengan cara dijemur agar dapat bertahan lebih lama.
Hari Tasyrik juga dikenal sebagai hari makan, minum, dan berzikir kepada Allah SWT. Karena itu, umat Islam dilarang menjalankan puasa pada hari Tasyrik. Ketentuan tersebut merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan bahwa hari Tasyrik merupakan hari untuk makan dan minum.
Bagi jemaah haji, hari Tasyrik menjadi bagian dari rangkaian ibadah di Mina. Pada periode ini, jemaah melaksanakan lontar jumrah sebagai salah satu ritual wajib haji setelah wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah.
Mengacu pada hasil sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H dan jadwal perjalanan haji 2026, Hari Raya Iduladha jatuh pada 27 Mei 2026 atau 10 Zulhijah 1447 H. Setelah itu, umat Islam akan memasuki tiga hari Tasyrik.
Berikut jadwal hari Tasyrik 2026:
- Kamis, 28 Mei 2026: Hari Tasyrik pertama (11 Zulhijah 1447 H)
- Jumat, 29 Mei 2026: Hari Tasyrik kedua (12 Zulhijah 1447 H)
- Sabtu, 30 Mei 2026: Hari Tasyrik ketiga (13 Zulhijah 1447 H)
Pada periode tersebut, jemaah haji di Mina melaksanakan lontar jumrah. Sementara bagi umat Islam di berbagai daerah, hari Tasyrik menjadi momen melanjutkan penyembelihan dan pembagian daging kurban serta memperbanyak zikir.
Jadwal Libur Idul Adha 2026
Pemerintah telah menetapkan libur nasional Iduladha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Ketentuan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026.
Selain libur nasional Iduladha, pemerintah juga menetapkan cuti bersama pada Kamis, 28 Mei 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan hari Tasyrik pertama atau 11 Zulhijah 1447 H.
Berikut jadwal libur Iduladha 2026:
- Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Iduladha 1447 H
- Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama Iduladha 1447 H (Hari Tasyrik pertama)
Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati libur Iduladha 2026 selama dua hari berturut-turut, yakni pada 27-28 Mei 2026. Momentum tersebut biasanya dimanfaatkan umat Islam untuk bersilaturahmi, melaksanakan kurban, hingga melanjutkan berbagai amalan pada hari Tasyrik.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·