PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangka Raya meminta penambahan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax menjadi 205 kiloliter (KL) per hari guna mengatasi antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan, kebutuhan normal BBM di Kota Palangka Raya sebenarnya mencapai 190 KL per hari. Namun sejak awal Mei, pasokan yang diterima hanya sekitar 150 KL per hari.
“Dalam dua hari terakhir kita dibantu dari Depo Banjarmasin menjadi 170 KL per hari. Hasil rapat malam ini, kita mengambil titik tertinggi kebutuhan masyarakat Kota Palangka Raya itu 215 KL per hari, sehingga kami meminta pasokan Pertamax dinaikkan menjadi 205 KL per hari secara berkelanjutan,” katanya usai rapat koordinasi stabilitas penyaluran BBM dan SPBU di Ruang Rapat Peteng Karuhei I, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat malam (8/5/2026),
Dia menjelaskan, langkah tersebut diambil sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi antrean panjang kendaraan di SPBU.
“Mulai besok langkah-langkah ini sudah bergerak dan dalam dua hari akan kita evaluasi lagi. Kalau antrean masih terjadi, maka akan terus dilakukan evaluasi,” ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri jajaran Pemko Palangka Raya, Forkopimda, Pertamina Patra Niaga wilayah Kalimantan Tengah, DPRD Kota Palangka Raya, serta seluruh pengelola SPBU di Kota Palangka Raya. (adr)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangka Raya meminta penambahan pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax menjadi 205 kiloliter (KL) per hari guna mengatasi antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan, kebutuhan normal BBM di Kota Palangka Raya sebenarnya mencapai 190 KL per hari. Namun sejak awal Mei, pasokan yang diterima hanya sekitar 150 KL per hari.
“Dalam dua hari terakhir kita dibantu dari Depo Banjarmasin menjadi 170 KL per hari. Hasil rapat malam ini, kita mengambil titik tertinggi kebutuhan masyarakat Kota Palangka Raya itu 215 KL per hari, sehingga kami meminta pasokan Pertamax dinaikkan menjadi 205 KL per hari secara berkelanjutan,” katanya usai rapat koordinasi stabilitas penyaluran BBM dan SPBU di Ruang Rapat Peteng Karuhei I, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat malam (8/5/2026),

Dia menjelaskan, langkah tersebut diambil sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi antrean panjang kendaraan di SPBU.
“Mulai besok langkah-langkah ini sudah bergerak dan dalam dua hari akan kita evaluasi lagi. Kalau antrean masih terjadi, maka akan terus dilakukan evaluasi,” ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri jajaran Pemko Palangka Raya, Forkopimda, Pertamina Patra Niaga wilayah Kalimantan Tengah, DPRD Kota Palangka Raya, serta seluruh pengelola SPBU di Kota Palangka Raya. (adr)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·