Pemkot Jakut deklarasi 100 persen pilah sampah dari sumber

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara melakukan deklarasi sebagai kota yang melakukan 100 persen pemilahan sampah dari sumbernya.

“Pilah sampah bukan sekadar urusan kebersihan tetapi bagian dari kesehatan lingkungan,” kata Wakil Wali Kota Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, menjadi role model (perncontohan) wilayah yang menerapkan pemilahan sampah 100 persen dari sumbernya.

Ia mengatakan pemilahan sampah dari sumber juga dapat mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, pembangunan ekonomi sirkular, serta pembentukan karakter masyarakat perkotaan yang tertib dan bertanggungjawab.

Upaya yang dilakukan meliputi edukasi masif kepada warga, pelibatan seluruh unsur wilayah mulai dari lurah, camat, RT/RW, PKK, kader lingkungan hingga tokoh masyarakat.

Kemudian melakukan penguatan sarana pendukung, serta kolaborasi dengan sekolah, tempat ibadah, pelaku usaha, dan komunitas.

“Deklarasi hari ini bukan akhir melainkan awal dari kerja besar membangun budaya memilah sampah di rumah tangga, lingkungan RT/RW, sekolah, pasar, kantor, dan ruang publik,” kata Fredy.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Kasudin LH) Edy Mulyanto menjelaskan program pilah sampah dari sumber sudah berjalan di tujuh kelurahan dari total 31 kelurahan di Jakarta Utara.

Selain Kelurahan Rorotan, enam wilayah percontohan lainnya yaitu Kelurahan Penjaringan, Pademangan Timur, Sunter Agung, Tugu Utara, Pegangsaan Dua, dan Semper Timur,” kata dia.

Baca juga: Kelurahan Rorotan jadi proyek percontohan pemilahan sampah mandiri

Baca juga: DKI minta petugas BPS RW perkuat edukasi pemilahan sampah

Baca juga: Pemilahan di hulu kunci pembenahan pengelolaan sampah di Jakarta

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.