Volume pengguna lintas Cikarang capai 688.610 pelanggan, performa perjalanan semakin stabil dari hari ke hari
Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa proses pemulihan layanan di wilayah Stasiun Bekasi Timur terus berjalan secara bertahap dengan tren yang semakin stabil. Perjalanan Commuter Line di lintas Cikarang kini kembali melayani masyarakat dengan keandalan yang terus dijaga.
Sejak operasional kembali berjalan pada 28 April hingga 3 Mei 2026, volume pengguna Commuter Line lintas Cikarang tercatat mencapai 688.610 pelanggan. Angka ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang kembali tumbuh serta kepercayaan pengguna terhadap layanan yang terus terjaga.
Di Stasiun Bekasi Timur, selama masa pemulihan sejak 28 April hingga 3 Mei 2026, tercatat sebanyak 61.723 pelanggan melakukan gate in dan 61.942 pelanggan gate out. Pada 3 Mei 2026, volume harian menjadi yang tertinggi dengan 23.063 pelanggan gate in dan 19.207 pelanggan gate out dalam satu hari.
Kinerja operasional juga menunjukkan perbaikan yang konsisten, khususnya pada lintas Cikarang. Tingkat ketepatan waktu keberangkatan meningkat dari 50% pada 30 April menjadi 80% pada 3 Mei 2026, sementara ketepatan waktu kedatangan meningkat dari 44% menjadi 75%. Rata-rata keterlambatan juga turun signifikan dari sekitar 25,7 menit menjadi 4,7 menit.
Secara keseluruhan, performa perjalanan Commuter Line Jabodetabek turut mengalami peningkatan. Ketepatan waktu keberangkatan meningkat dari 71,54% pada 30 April menjadi 93,52% pada 3 Mei 2026, sementara ketepatan waktu kedatangan meningkat dari 68,46% menjadi 91,63% pada periode yang sama.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa peningkatan ini merupakan hasil dari upaya intensif seluruh jajaran dalam menjaga kualitas operasional selama masa pemulihan.
“Perjalanan Commuter Line di lintas Cikarang terus berangsur normal dengan peningkatan ketepatan waktu yang signifikan. Kami memastikan setiap perjalanan berjalan lebih andal, sehingga pelanggan dapat kembali beraktivitas dengan rasa aman dan kepastian waktu,” ujar Anne.
KAI terus memperkuat pengendalian operasional melalui pemantauan perjalanan secara real time, penyesuaian pola operasi, serta kesiapan sarana dan prasarana agar layanan dapat berjalan optimal dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·