Sekretaris Komisi C Ismail mengatakan, layanan tersebut memiliki prospek besar.
"Sebab, jumlah jemaah yang butuh vaksinasi setiap tahun cukup signifikan," kata Ismail dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Rabu 6 Mei 2026.
Ia menilai, peluang tersebut perlu dimanfaatkan secara serius sebagai sumber pendapatan daerah. Sekaligus mendukung pelayanan kesehatan.
“Potensi yang bisa dioptimalkan oleh BLUD kesehatan,” kata politisi PKS ini.
Komisi C mendorong perangkat daerah terkait mengkaji peluang tersebut secara rinci. Termasuk skema layanan dan kerja sama.
Menurut dia, optimalisasi pendapatan perlu membuka peluang pasar yang bersifat pasti. “Setiap calon jemaah haji atau umrah memiliki kewajiban vaksinasi,” kata Ismail.
BLUD Kesehatan, tegas dia, perlu menyiapkan strategi terukur untuk memanfaatkan peluang secara maksimal.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·