Pendiri 7-Eleven Jepang Meninggal pada Usia 93 Tahun

Sedang Trending 48 menit yang lalu
CEO Seven & I Holdings Co Ltd Toshifumi Suzuki. Foto: Yuya Shino/REUTERS

Pendiri 7-Eleven Jepang , Toshifumi Suzuki, meninggal dunia akibat gagal jantung pada 18 Mei lalu, menurut pernyataan perseroan, Seven & i Holdings, pada Senin (25/5).

Mengutip Reuters, ia meninggal pada usia 93 tahun. Toshifumi alias bapak industri toko kelontong Jepang ini lahir di Nagano pada tahun 1932.

Dia bergabung dengan peritel Ito-Yokado pada tahun 1963 setelah bekerja di grosir buku. Menentang skeptisisme pada saat itu, Suzuki bermitra dengan Southland Corp, operator 7-Eleven asal AS, untuk meluncurkan 7-Eleven pertama di Jepang pada tahun 1973. membuka toko pertama di Tokyo pada tahun berikutnya.

Ia memelopori penggunaan data untuk menyesuaikan inventaris dan membangun model bisnis yang berpusat pada makanan siap saji dan perputaran inventaris yang cepat, membantu mengubah toko kelontong menjadi pilar lanskap ritel Jepang.

Toko swalayan Seven-Eleven (7-11). Foto: Terence Toh Chin Eng/Shutterstock

Suzuki juga memimpin keberhasilan restrukturisasi dan penyelamatan Southland pada awal tahun 1990-an setelah induk perusahaan 7-Eleven tersebut mengajukan kebangkrutan karena utang besar dari pembelian dengan leverage (leveraged buyout).

Suzuki kemudian mendirikan Seven & i Holdings pada tahun 2005 dan mengawasi ekspansinya menjadi konglomerat ritel. Pembaca buku yang rajin ini mengundurkan diri sebagai ketua pada tahun 2016 setelah perselisihan manajemen tetapi tetap menjadi tokoh berpengaruh dalam industri ritel Jepang.

instagram embed