Washington (ANTARA) - Pentagon pada Selasa mengumumkan bahwa mereka telah mengurangi jumlah tim brigade tempur (Brigade Combat Team/BCT) AS yang ditugaskan ke Eropa dari empat menjadi tiga, mengembalikan jumlah pasukan ke tingkat yang terlihat pada tahun 2021.
Keputusan itu mengakibatkan penundaan sementara terkait pengerahan pasukan AS ke Polandia, ungkap Departemen Perang AS dalam sebuah pernyataan, dan menggambarkan Polandia sebagai "sekutu teladan AS."
Pentagon akan memutuskan penempatan akhir pasukan AS di Eropa "berdasarkan analisis lebih lanjut mengenai kebutuhan strategis dan operasional AS, serta kemampuan sekutu-sekutu kami sendiri untuk berkontribusi dalam pengerahan pasukan bagi pertahanan Eropa," sebut pernyataan itu.
Analisis tersebut dirancang untuk memajukan agenda "America First" Presiden AS Donald Trump dengan mendorong insentif dan memungkinkan negara-negara sekutu NATO agar mengambil tanggung jawab utama dalam pertahanan konvensional Eropa, imbuh pernyataan itu.
Menteri Perang AS Pete Hegseth menggelar pembicaraan dengan Wakil Perdana Menteri Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz sebelumnya pada Selasa, antara lain untuk memastikan bahwa AS mempertahankan kehadiran militer yang kuat di Polandia, papar pernyataan itu.
"Polandia telah menunjukkan kemampuan dan tekad untuk mempertahankan dirinya sendiri. Sekutu-sekutu NATO lainnya harus mengikuti langkah tersebut," kata pernyataan itu.
Wakil Presiden AS JD Vance pada Selasa menyampaikan bahwa rencana pengerahan lebih dari 4.000 tentara AS ke Polandia ditunda alih-alih dibatalkan.
Pentagon sebelumnya mengumumkan bahwa sekitar 5.000 tentara AS akan ditarik dari Jerman dalam enam hingga 12 bulan ke depan.
Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
11 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·