Insiden kecelakaan beruntun melibatkan mobil Toyota Hiace yang mengangkut rombongan wisatawan asal Singapura terjadi di jalur wisata Gunung Bromo, Desa Ngadas, Probolinggo, pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. Kecelakaan tersebut diduga dipicu oleh kondisi rem blong pada kendaraan yang saat itu justru dikemudikan oleh seorang penumpang.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa pengemudi asli kendaraan bernomor polisi BE 7013 AQ tersebut, Yopi, meminta bantuan seorang penumpang bernama Agung untuk menggantikannya. Penumpang asal Bali yang hendak menuju Surabaya itu diminta memegang kemudi lantaran sopir asli merasa kelelahan saat menempuh perjalanan.
Pihak kepolisian menyesalkan adanya pergantian pengemudi di luar prosedur resmi travel tersebut. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, pergantian posisi sopir ini menjadi salah satu poin krusial dalam penyelidikan perkara kecelakaan yang melibatkan empat kendaraan lainnya itu.
"Seharusnya sopir asli yang bertanggung jawab dalam perjalanan ini, kok malah pengemudi diganti penumpang yang ikut dalam perjalanan ke Surabaya," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama.
Hingga saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo belum dapat menggali keterangan lebih mendalam dari pihak-pihak terkait. Baik Yopi selaku sopir utama maupun Agung sebagai sopir pengganti masih menjalani perawatan intensif di fasilitas medis akibat luka yang diderita.
"Kami fokus penanganan perkara kecelakaan. Untuk sopir asli Yopi dan Agung sopir pengganti masih belum bisa kami periksa karena masih dalam perawatan medis," ujar Aditya.
Otoritas kepolisian memastikan bahwa proses hukum akan terus berjalan searah dengan pemulihan kondisi para saksi kunci. Penyelidikan teknis di lokasi kejadian juga dilakukan untuk memperkuat bukti-bukti terkait kegagalan sistem pengereman.
"Dia menegaskan bahwa Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo hingga saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan di jalur wisata Gunung Bromo itu." ujar Aditya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·