Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERBATI) mendukung penuh pemberlakuan Permenpora Nomor 8 Tahun 2026 yang mengatur tentang pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi untuk memperkuat sistem olahraga nasional sejak usia dini. Regulasi setebal 351 halaman tersebut kini telah diterima oleh seluruh pengurus besar cabang olahraga serta jurnalis olahraga, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Peraturan baru ini memberikan mandat bagi pembangunan sistem olahraga yang komprehensif dari tingkat dasar hingga kancah dunia. Selain fokus pada atlet, kebijakan ini menekankan pada perbaikan tata kelola organisasi yang lebih profesional di bawah kepemimpinan Menpora Erick Thohir.
"PERBATI memberikan apresiasi tinggi kepada Pak Menpora Erick Thohir. Karena, keberadaan Permenpora Nomor 8 Tahun 2026 bukan hanya memperbaiki tata kelola olahraga tetapi juga membawa olahraga Indonesia lebih baik ke depan," kata Sekjen PERBATI, Hengky Silatang, dalam keterangan persnya.
Implementasi regulasi ini memberikan otonomi yang lebih besar kepada Induk Cabang Olahraga (IOCO). Melalui aturan ini, IOCO memiliki kewenangan penuh dalam menjalankan roda organisasinya, termasuk dalam pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) tanpa perlu pendaftaran agenda dan calon ketua umum ke kementerian.
"Sekarang cukup melaporkan hasil Munas itu ke Kemenpora untuk dibuatkan rekomendasi ke Kemenkum. Kalau dulu kan terlalu dalam campur tangan dengan mengatur agenda dan calon ketua umum yang maju di Munas," Hengky menjelaskan.
Kemandirian ini diharapkan mampu mendorong PERBATI pimpinan Ray Zulham Farras Nugraha untuk meningkatkan transparansi organisasi. Fokus pembinaan prestasi petinju nasional juga ditargetkan berjalan lebih efektif tanpa kendala birokrasi yang berbelit.
"Permenpora itu mengatur, IOCO yang diakui pemerintah harus memiliki koneksi atau pengakuan langsung dari federasi internasional. Nah ini kan tujuannya untuk menguatkan peran cabor itu di tingkat dunia," Hengky menegaskan.
Wakil Sekjen PERBATI, Muhammad Arisa Putra Pohan, menyatakan bahwa organisasi telah menyelaraskan struktur mereka dengan Pasal 105 dalam regulasi tersebut. Pria yang akrab disapa Boy ini memberikan penegasan terkait status afiliasi internasional organisasi tinju tersebut.
"Posisi PERBATI itu jelas berafiliasi ke World Boxing dan telah dapat pengakuan dari Komite Olimpiade Indonesia," tegas Muhammad Arisa Putra Pohan, wasit/juri tinju Indonesia yang tercatat memimpin di Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024 itu.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·