Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) merilis pembaruan peringkat pekan ke-19 pada Selasa, 5 Mei 2026, yang menunjukkan posisi stabil bagi mayoritas atlet Indonesia setelah kompetisi Thomas dan Uber Cup 2026. Dilansir dari Detik Sport, tidak terdapat pergeseran peringkat yang mencolok di jajaran pemain papan atas nasional maupun dunia.
Sektor tunggal putra masih dipimpin oleh Shi Yu Qi di posisi pertama, diikuti Kunlavut Vitidsarn dan Anders Antonsen dalam jajaran tiga besar dunia. Jonatan Christie tercatat masih bertahan di peringkat kelima, sementara pemain muda Alwi Farhan menempati posisi ke-14 dunia pada pekan ini.
Dominasi juga terlihat pada sektor tunggal putri di mana An Se Young tetap kokoh pada urutan pertama, disusul Wang Zhi Yi dan Akane Yamaguchi. Atlet tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, tidak mengalami perubahan posisi dan tetap berada di peringkat keenam dunia.
Pergerakan justru dialami pemain muda Indonesia lainnya, Thalita Ramadhani Wiryawan, yang berhasil naik tiga tingkat menuju peringkat ke-60. Sebaliknya, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus turun ke posisi ke-71 dari sebelumnya di urutan ke-69 dalam klasemen terbaru BWF.
Pada kategori ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi mengalami kenaikan dua tingkat ke posisi 7 besar dengan perolehan 72.116 poin. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berada di atas mereka, tepatnya pada posisi ketiga dengan koleksi 89.203 poin.
Kenaikan juga dirasakan oleh pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang kini menduduki peringkat ke-12 dunia. Sementara di sektor ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari kini berada di peringkat ke-16, tepat di bawah Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum.
Pasangan ganda putri lainnya, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, sukses memperbaiki posisi mereka dengan naik tiga anak tangga ke peringkat ke-32. Mereka tercatat mengoleksi total 38.563 poin berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan BWF per hari ini.
Hasil ini mengikuti performa tim nasional di ajang beregu, di mana tim putra Indonesia gagal mempertahankan prestasi dua tahun lalu setelah tersingkir di fase grup Thomas Cup. Di sisi lain, tim putri berhasil mencapai target semifinal Uber Cup sebelum akhirnya ditaklukkan Korea Selatan dengan skor 1-3.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·